Lifestyle

Perjalanan 15 Tahun Odilia Infinity Corp Merawat Gaya Hidup Modern

WARTAEVENT.com – Jakarta. Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, spa dan wellness bukan lagi soal memanjakan diri semata, melainkan bagian dari gaya hidup modern. Di balik perubahan cara masyarakat memandang wellness inilah, Odilia Infinity Corp menapaki perjalanannya—perlahan, konsisten, dan penuh strategi—selama 15 tahun terakhir.

General Manager Corporate Odilia Infinity Corp, Venny Artha, Selasa, (27/1/2026), menjelaskan bahwa perjalanan bisnis ini dimulai pada tahun 2010, saat Alaya Spa lahir dan pertama kali berkolaborasi dengan sebuah gym besar di Indonesia.

Baca Juga : Buka di Swiss-Belresort Dago, Annathaya Spa yang Punya Sentuhan Tradisional Rasa Bintang Lima

Saat itu, konsep spa masih identik dengan hotel mewah atau destinasi liburan. Namun Alaya melihat peluang lain: wellness sebagai kebutuhan sehari-hari. “Awalnya kami fokus pada kolaborasi, bukan membuka banyak cabang sendiri,” ungkap Venny.

Langkah itu membawa Alaya masuk ke jaringan hotel. Satu demi satu kolaborasi terjalin, dari hotel bintang empat hingga bintang lima, dengan karakter desain yang beragam—klasik hingga modern. Alaya berkembang menjadi satu bentuk korporasi dengan nama Odilia Infinity Corp tumbuh menjadi salah satu operator spa terbesar di Indonesia dengan hampir 250 hotel partner di seluruh nusantara.

Seiring pertumbuhan, Odilia Infinity Corp mulai merapikan portofolionya. Spa tidak lagi diposisikan sebagai layanan seragam, melainkan pengalaman dengan karakter yang berbeda.

Baca Juga : Lagi Cari Spa di Bandung? Coba Oase Relaksasi Baru nan Mewah di Swiss-Belresort Dago Ini

Lahir lah Annathaya Luxury, brand spa yang diposisikan khusus untuk hotel bintang lima. Bukan hanya soal ruang mewah atau pelayanan kelas dunia, Annathaya juga membawa cerita lokal ke dalam setiap treatmentnya.

“Massage di Sumatra, Jawa, atau Bali tidak dibuat sama. Setiap daerah memiliki signature treatment yang mencerminkan budaya dan karakter lokalnya. Local wisdom menjadi bagian dari pengalaman, bukan sekadar gimmick,” lanjut Venny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *