Dan pada saat itu Victor Wahanggara, M.Kom. memberikan jawaban, kalau sifatnya dalam pembelajaran bahan yang digunakan bentuknya berulang, mudah atau repititif, maka bisa digantikan.
Namun ada hal yang tidak bisa digantikan, yaitu hati nurani. Masa depan lebih cepat, maka kita sebagai pendidik harus belajar lebih cepat mengikuti dan tidak bisa digantikan oleh teknologi. Namun jika tidak bisa mengikuti, maka kita akan ketinggalan.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]
Page: 1 2
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren perjalanan singkat dan staycation masih menjadi pilihan banyak wisatawan yang ingin beristirahat sejenak dari rutinitas. Menyambut… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Meningkatnya aktivitas pameran, konferensi, dan agenda bisnis di JIEXPO Kemayoran mendorong kebutuhan akomodasi yang tidak hanya nyaman,… Read More
LAMPUNG, WARTAEVENT.com – PT BATIQA Hotel Management, anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), memperluas jaringan bisnisnya di Pulau… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Mahasiswa LSPR Institute of Communication & Business melalui program Jangkar Asa menghadirkan inisiatif pemberdayaan masyarakat bertajuk “Perahu… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan tenaga kesehatan melalui penyelenggaraan seminar… Read More
LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com – InJourney Hospitality bersama PT Indonesia Ferry Property (IFPRO) memperkuat sinergi pengelolaan Hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo… Read More
Leave a Comment