Categories: News

Bahaya Kecanduan Internet pada Anak

WARTAEVENT.COM, Kab. Madiun – Di zaman sekarang ini, jarang terlihat anak-anak memainkan permainan tradisional bersama teman-temannya. Ketika memegang gadget dan internet, seorang anak bisa terpaku dan larut dalam benda tersebut tanpa memperhatikan sekitarnya. Biasanya ini terjadi pada anak yang senang bermain games, menonton YouTube, dan menggunakan media sosial.

Menurut I Nengah Suka Arta, Staf Humas Hindu Kamwil Kementerian Agama Jawa Timur, peristiwa tersebut bisa disebabkan pesatnya perkembangan teknologi internet dan mempengaruhi pola hidup kita di masa kini.

“Internet seperti hutan belantara, kalau anak-anak tidak dipantau dalam menggunakannya maka bisa tersesat. Sulit bisa kembali ke dunia digital yang lebih baik. Kita harus mendidik anak agar tidak menjadi pecandu internet,” tuturnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (10/9/2021).

Kecanduan internet adalah penggunaan internet secara berlebihan sehingga bisa mengganggu kehidupan sehari-hari, seperti belajar, bekerja, dan berinteraksi. Arta menerangkan, perilaku utama yang mencerminkan seseorag kecanduan internet yaitu, tidak bisa mengontrol aktivitas berinternetnya, memprioritaskan bermain internet di antara aktivitas lain, dan tetap berinternet meski telah merasakan dampak negatifnya.

Jenis kecanduan internet paling populer ialah game online dan media sosial. Kecanduan game online bisa mempengaruhi kejiwaan anak. Menurut penelitian WHO, 9 dari 10 remaja laki-laki kecanduan game online. Anak-anak kecanduan game online disebabkan oleh relasi dengan lawannya dalam game dan adanya konektivitas.  Dampak kecanduan game online ini bisa mengganggu kesehatan jiwa anak, merusak kesehatan, dan pencurian.

Begitu pun terhadap anak yang kecanduan media sosial, hal ini terjadi karena arus dopamine yang meningkat pada anak saat bermain media sosial. Dengan dopamin tersebut anak menjadi senang saat bermain media sosial.

“Kecanduan internet mengganggu dua area otak yaitu area lateral prefrontal cortex dan area lateran parietal. Organ otak ini membantu fungsi intelektual kita jadi kita bisa berpikir dengan baik, membantu konsentrasi, merefleksikan diri. Kalau itu terganggu maka akan mengganggu proses berpikir anak,” terang Arta.

Mengatasi anak yang kecanduan internet dapat dimulai dengan mematikan notifikasi. Orang tua bisa membatasi durasi anak bermain gadget dan dilakukan secara berkelanjutan, menggunakan media plan, menentukan hari detoksifikasi tanpa internet, memonitor penggunaan internet pada anak, serta mendeteksi keanduan itu sejak dini.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (10/9/2021) juga menghadirkan pembicara, Miswanto (Wakil Sekjen Pengurus Pusat Perkumpulan Acarya Hindu Nusantara), Eka Rini Widya Astuti (Ketua Program Studi S1 Dosen Komunikasi Visual), Ariefika Listya (Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Indraprasta PGRI), dan Sukma Ningrum sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Memory Senja Coffee & Resto Ruang Paling Tepat Menikmati Sunset di Pantai Glagah di Kulon Progo

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More

4 hours ago

Pameran Fun Asia Expo 2026 Dorong Inovasi Industri Taman Rekreasi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More

5 hours ago

Alat Bukti Diterima Majelis Hakim, Gugatan Munas VIII KAUMY Dilanjutkan

BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More

6 hours ago

Juarai Starbucks Barista Championship Indonesia 2026, Kadek Seina Menuju Regional Asia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menetapkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali sebagai juara Starbucks Barista Championship (SBC)… Read More

1 day ago

Novotel Jakarta Cikini Perpanjang Paket Staycation Keluarga hingga Agustus

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More

1 day ago

Jadi Ruang Kolaborasi, Digra Coffee Perekat Komunitas Kreatif Kaum Urban Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More

2 days ago