Categories: News

Bangun dan Produksilah Konten Positif Secara Masif untuk Mengikis Konten Negatif

WARTAEVENT.com – Jember. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Jember pada hari Sabtu (13/11/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Habib Salim, S.Si., Nyoman Aribowo, S.Pt., Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M., Tio Utomo., dan Anelies Praramadhani.

Dalam acara Lierasi Digital kali ini, tema yang diangkat adalah “Masih Adakah Privasi di Dunia Serba Digital”. Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 97 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Habib Salim, S.Si., adalah pemerintah telah gencar memberikan informasi atau pembelajaran literasi digital kepada masyarakat dalan melawan konten-konten negatif seperti menjaga identitas digital, hoax dan lainnya di media sosial. 

Namun, pada kenyataannya masih banyak konten-konten negatif yang bisa ditemui. Apakah media sosial akan sepenuhnya bisa terbebas dari konten negatif dan menjaga identitas digital.? 

Dan pada saat itu Habib Salim, S.Si., memberikan jawaban, jika 100% hilang tidak mungkin, karena sifat manusia memang terbentuk dari postif dan negatif. Adalah tugas kita semua untuk menjaga dan membangun memproduksi konten positif. 

Jika hanya seseorang yang menyampaikan hal-hal positif, maka tidak akan bisa signifikan. Sehingga, kita harus bersama-sama mengerjakan tugas kolektif untuk membangun ruang digital yang lebih positif.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Ini Program A Wishful Ramadhan di ARTOTEL Harmoni Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk “A Wishful Ramadhan” sebagai upaya menghadirkan pengalaman menginap dan berbuka… Read More

56 minutes ago

Discovery SCBD Hadirkan Rangkaian Program Ramadhan Bermakna

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Discovery SCBD menyemarakan bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan rangkaian promo bertema kebersamaan, refleksi, dan ketenangan. Berlokasi strategis… Read More

1 hour ago

Ramadhan Tahun Ini Fraser Residence Menteng Jakarta Sajikan “Rempah Rasa – Tales of Cappadocia”

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Fraser Residence Menteng Jakarta, menggelar Ramadhan Media Gathering, pada Kamis, (19/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat awareness,… Read More

2 days ago

Converse Perkenalkan Chuck Taylor Lo, Sol Paling Rendah

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Converse resmi memperkenalkan siluet terbarunya, Chuck Taylor Lo, yang menjadi sepatu Chuck dengan sol paling rendah yang… Read More

3 days ago

Usai Catat 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp8,7 Triliun, Ini Jadwal IIMS Series2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Ajang otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi berakhir dengan capaian positif setelah digelar selama… Read More

3 days ago

Selama Ramadhan Lumire Hotel Jakarta Sajikan Spirit of Ramadhan: The Joy of Giving

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Lumire Hotel Jakarta perkenalkan program Iftar Ramadhan 2026 dengan tema “Spirit of Ramadhan: The Joy of Giving”,… Read More

3 days ago