“Kenapa perlu berjualan di media sosial? Selain mendapatkan jaringan pembeli yang lebih luas, penjualan lewat media sosial akan memudahkan komunikasi antara penjual dan pembeli. Selain itu, media sosial juga efektif untuk menaikkan brand awareness,” ucap Deny.
Deny mencontohkan, waktu yang pas untuk mempromosikan produk jualan di media sosial bisa dilakukan di pagi, siang, dan sore hari. Di pagi hari, waktu yang pas untuk berjualan di media sosial ada di rentang pukul 05.00-07.000 atau antara 08.00-09.00. Sementara di siang hari ada di rentang pukul 11.00-13.00. Di sore hari, waktu yang tepat ada di rentang pukul 15.00-17.00.
Baca Juga : Waspadai Penipuan di Whatsapp, Berikut Cara Mengatasinya
“Lalu, di mana untuk menjual produk baru? Bisa di marketplace (lokapasar) atau di media sosial, seperti Instagram, TikTok, Facebook, maupun di Twitter. Bisa juga menggunakan platform YouTube,” ujarnya.
Agar sukses berjualan di media sosial, lanjut Deny, penjual sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut. Pertama, pengemasan barang harus dibuat serapi dan semenarik mungkin. Kedua, selalu merespons cepat pertanyaan maupun keluhan konsumen yang diajukan. Ketiga atau terakhir, memberikan layanan purna jual yang berkualitas.
Sementara itu, Anwar Sadat berpendapat, berbisnis secara online juga bisa menjadi sarana mendukung kecintaan terhadap produk-produk buatan dalam negeri. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan mempromosikan produk-produk buatan anak negeri secara gencar di media sosial. Selanjutnya adalah dengan memberikan feedback yang positif terhadap produk-produk tersebut.
Baca Juga : Ingin Bangun ‘Personal Branding’, Berikut Ini Tips dan Strateginya
“Dunia digital adalah dunia kita sekarang ini. Mari mengisinya dan menjadikannya sebagai ruang yang berbudaya, tempat kita berlajar dan berinteraksi, tempat anak-anak tumbuh dan berkembang, sekaligus tempat kita hadir sebagai bangsa yang bermartabat,” katanya.
Workshop Literasi Digital ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi. [*]
Page: 1 2
TANGERANG, WARTAEVENT.com – Film tak hanya berhenti sebagai tontonan di layar. Di PIK 2, film menjadi pintu masuk untuk mempertemukan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kegelisahan terhadap kerusakan lingkungan dan ancaman bencana alam menjadi pesan yang semakin kuat dalam karya seni rupa.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Lebih dari 80 persen siaran berita yang dikirim praktisi public relations (PR) industri hotel, restoran, dan kafe… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jakarta Film Week kembali membuka kesempatan bagi sineas Indonesia untuk mengembangkan proyek dan memperluas jejaring industri melalui… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com – Usia muda tidak menghalangi Andi Safa Afianzar menorehkan prestasi akademik di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di usia… Read More
JAKARTA, WARTAWEVENT.COM. Yayasan Ahmad Subardjo pada tanggal 29 Agustus 2026 meluncurkan edisi kedua buku autobiografi Ahmad Subardjo berjudul Kesadaran Nasional… Read More
Leave a Comment