News

“Board Of Peace” Usulan Trump Semakin Menjauhi Tujuan PBB

Menurut Djumala bergabung menjadi negara anggota BOP memberikan kesempatan sekaligus tantangan. Kesempatan, karena memiliki akses ke proses pengambilan keputusan, sebagai bridge builder, dan dapat menyuarakan Global South. Adapun tantangan yang dihadapi adalah bagaimana bersikap konsisten dengan polugri bebas-aktif, diplomasi bela Palestina dan memperjuangkan ”two-state-solution”.

Nara sumber berikutnya, Dubes Bagas Hapsoro, menyatakan bahwa meskipun Indonesia telah memutuskan untuk bergabung dengan BOP, Indonesia memandang perlu adanya langkah strategis dan taktis agar keikutsertaan Indonesia tetap sejalan dengan amanat konstitusi UUD 1945 dan prinsip “there is no peace without justice”.

Baca Juga : Forum Diskusi ICWA Membahas Situasi Terkini dan Masa Depan Kawasan Pasifik

”Politik luar negeri kita adalah anti penjajahan,” ujar Bagas mengutip Pembukaan UUD 1945,  alinea pertama: ”Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, penjajahan diatas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan”.

Pembahasan BOP ini adalah untuk mengatasi konflik di wilayah Gaza.  Anehnya menurut Bagas, tidak ada wakil dari Palestina. Jadi bilamana Indonesia ikut BOP kiranya wajib untuk menyuarakan posisi negara terjajah.

Baca Juga : ICWA Menyelenggarakan Diskusi Tentang Kedekatan Indonesia dengan Pasifik

Indonesia juga perlu hati-hati, menghindari jebakan-jebakan yang akan menghadang kita, apalagi Pemerintah Indonesia sudah dipastikan untuk mengirim pasukan perdamaian ke Gaza sekitar 8.000 TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Logikanya adalah kita tidak mungkin mengirim pasukan terbanyak, kalau tidak mempunyai suara dalam BOP.

Pembicara terakhir Prof (Hon). Dubes Wahid Supriyadi menelisik sisi pribadi dan latar belakang Donald J. Trump. Keterangan tentang background ini diperlukan untuk melihat langkah-langkah politisnya (popularitasnya menjelang Pemilu sela November nanti).

Meskipun keluarganya berasal dari Jerman dan Skotlandia dan kedua isterinya masing-masing berasal dari Cekoslowakia (sekarang Republik Ceko) dan Slovenia, mereka masuk ke AS sebagai migran ilegal.

Trump Menerapkan Kebijakan Imigrasi yang Kontroversial

Dubes Wahid menjelaskan bahwa kebijakan Trump penuh dengan isu imigrasi yang kontroversial. Kebijakan ini antara lain berupa deportasi massal dan melibatkan militer. Memulai kampanye besar untuk mendeportasi jutaan orang dengan menggunakan pesawat Departemen Pertahanan. Berikutnya adalah membuat deklarasi ”Darurat Perbatasan” yang memungkinkan pengerahan sumber daya militer.

Baca Juga : Menlu Sugiono Kukuhkan Kepengurusan ICWA 2025-2027 di Kantor Kemlu

Yang mengherankan adalah pemutusan kewarganegaraan orang-orang berdasarkan tanah kelahiran. Trump berupaya menggunakan perintah eksekutif untuk mencabut kewarganegaraan anak-anak yang lahir di AS dari imigran ilegal. Padahal istri- istrinya adalah imigran ilegal dari Eropa.

Page: 1 2 3 4

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Perkuat Pemasaran Berbasis Pengalaman, Kemenpar Ajak Wisatawan Jelajahi Indonesia Lebih Dalam

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More

4 days ago

Nuansa Budaya Betawi Iringi Tujuh Tahun Dafam Express Jaksa Jakarta Melayani Setulus Hati

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Dafam Express Jaksa Jakarta merayakan hari jadi ke-7 pada (24/9/2026). Perayaan tersebut menjadi momentum bagi hotel bergaya… Read More

4 days ago

Buka Gerai Baru di Bandung, Catat Ini Harga Promonya

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Krispy Kreme Indonesia memperluas jangkauannya dengan membuka gerai terbaru di Paskal23 Shopping Center, Lantai 3, Bandung. Kehadiran… Read More

4 days ago

PAUL Indonesia Gandeng Lovepink dalam Pink October 2026

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Memperingati Breast Cancer Awareness Month atau Bulan Kesadaran Kanker Payudara pada Oktober, PAUL Indonesia kembali menjalankan program… Read More

4 days ago

“Tied in Time” Intimate Wedding dari ARTOTEL Yogyakarta Harga Istimewa

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Pernikahan dengan konsep intimate semakin memberi ruang bagi pasangan untuk merayakan hari bahagia bersama keluarga dan orang-orang… Read More

4 days ago

Grand Dafam Braga Bandung Ajak Tamu Dukung Anak Indonesia Lewat Donasi

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk berbagi kebaikan.… Read More

6 days ago