Selain itu, penting pula bagi orang tua mengetahui siapa saja yang berhubungan dengan anak di media sosialnya. “Hal ini untuk mencegah anak berhubungan dengan orang-orang tidak dikenal yang dapat menyebarkan konten negatif ke anak,” ujarnya.
Salah seorang peserta, Galih, bertanya apakah ada solusi untuk orang tua yang belum menguasai teknologi, namun ingin melindungi anak di dunia digital.?
Menanggapi hal tersebut, Dicky menyebutkan bahwa orang tua menjadi ujung tombak dalam menjaga atau mengenalkan anak ke dunia digital. Ia menekankan, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Untuk itu, orang tua dapat mengakses mesin pencari seperti Google untuk mempelajari hal yang ingin diketahui.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. [*]
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Tren kerja fleksibel kembali menguat setelah pemerintah menetapkan kebijakan Work from Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Neegara… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — House of Tugu Jakarta menghadirkan pengalaman Paskah bertajuk Springtime Easter Feast, menggabungkan sajian kuliner, suasana intim, dan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — DANA Indonesia bersama Ant International Foundation kembali menghadirkan program SisBerdaya dan DisBerdaya 2026, inisiatif pemberdayaan UMKM perempuan… Read More
BOGOR, WARTAEVENT.com – Pagi itu kami meninggalkan Jakarta tanpa rencana besar, hanya kompas kecil bernama "Petualangan Dekat Rumah". Satu jam… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Las Vegas Sands menunjuk Woh Hup (Private) Limited sebagai kontraktor utama proyek pengembangan ultra-mewah terbaru di Singapura,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar menerima audiensi Gabungan Pengusaha Jamu Indonesia bersama Acaraki dan pelaku industri… Read More
Leave a Comment