Categories: News

Cara Mencegah Anak dari Paparan Ajaran Radikalisme

WARTAEVENT.COM, Kab. Magetan – Maraknya aksi terorisme terjadi karena masuknya paham-paham radikalisme. Paham ini bisa dicegah dengan pola asuh yang tepat. 

Ayrton Eduardo Aryaprabawa, Founder & Director Crevolutionz, menjelaskan jika keluarga merupakan tempat pertama anak mendapatkan pelajaran mereka. Di dalam keluarga mereka belajar tentang nilai-nilai kerukunan, toleransi dan pengakuan atas keberagaman melalui interaksi yang mereka lakukan dengan anggota keluarga.

“Keluarga menjadi garda terdepan untuk mencegah pola pikir radikal yang bisa menimbulkan aksi terorisme. Karenanya keluarga memiliki peran penting untuk mendiskusikan informasi yang saat ini sangat mudah didapatkan,” jelas Aytron, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (07/10/2021).

Ia juga menuturkan jika orang tua perlu memiliki pemahaman keagamaan yang benar dan utuh sehingga bisa memberikan contoh praktik keagamaan yang baik. 

“Jika orang tua sudah menjadi contoh yang baik dalam praktik keagamaan, anak akan dapat percaya dan tidak segan membuka topik pembicaraan seputar paham keagamaan yang telah mereka terima,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk mencegah paham radikalisme masuk dalam lingkungan keluarga terutama pada anak adalah menerapkan pola asuh yang tepat. Pola asuh yang demokratis dan toleran bisa menjadi benteng untuk menghalau ajaran terorisme. Orang tua bisa memiliki kontrol yang tinggi pada anak tetapi tetap terjalin hubungan yang hangat. 

“Dengan model pengasuhan ini orang tua akan mampu mengarahkan aktivitas anak, memberikan dorongan, menghargai tingkah laku anak, dan membimbingnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, anak bisa bebas mengurus diri mereka sendiri namun tetap mengedepankan kedisiplinan yang sudah disepakati bersama. Kunci kesuksesan dalam pola pengasuhan demokratis adalah komunikasi. Jangan membuat konsep bahwa orang tua selalu benar. Karena orang tua juga merupakan manusia maka Anda juga tidak luput dari kesalahan. Hal ini diperlukan agar Anda bisa menerima masukan dan keinginan buah hati. 

“Anak menjadi lebih paham dengan perbedaan dan terhindar dari intoleransi karena sudah terbiasa dengan diskusi yang beragam. Jika pola pikir buah hati sudah terbentuk demokratis, mereka bisa terhindar dari radikalisme, kasar, dan memaksakan kehendak,” terangnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (07/10/2021) yang menghadirkan pembicara, Indah Pratiwi Arumsari (Tenaga Ahli DPR RI), Nur Lina Safitri (Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ITSNU Pasuruan), Rahmat Ika Pakih (Owner Anita Souvenir), dan Fita Okta Fiana (Duta Wisata Bondowoso 2019) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Memory Senja Coffee & Resto Ruang Paling Tepat Menikmati Sunset di Pantai Glagah di Kulon Progo

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More

4 hours ago

Pameran Fun Asia Expo 2026 Dorong Inovasi Industri Taman Rekreasi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More

5 hours ago

Alat Bukti Diterima Majelis Hakim, Gugatan Munas VIII KAUMY Dilanjutkan

BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More

6 hours ago

Juarai Starbucks Barista Championship Indonesia 2026, Kadek Seina Menuju Regional Asia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menetapkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali sebagai juara Starbucks Barista Championship (SBC)… Read More

1 day ago

Novotel Jakarta Cikini Perpanjang Paket Staycation Keluarga hingga Agustus

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More

1 day ago

Jadi Ruang Kolaborasi, Digra Coffee Perekat Komunitas Kreatif Kaum Urban Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More

2 days ago