Categories: News

Dari Data Sampai Urusan Cinta, Ini Daftar Penipuan Online Paling Marak di Indonesia

WARTAEVENT.COM, Lanny Jaya – Kejahatan siber seperti kasus penipuan online menjadi salah satu masalah yang banyak terjadi seiring maraknya perkembangan teknologi. Dikatakan Descha Muchtar, Founder Indopinups dan CSE Educator setidaknya ada 10 jenis penipuan online yang paling marak terjadi di Indonesia.

“Dari sekian banyak jenis penipuan yang dapat dilakukan online, ada 10 jenis penipuan online yang sering terjadi di Indonesia,” kata Descha saat mengisi acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Lanny Jaya, Papua, Kamis (18/11/2021).

Ke-10 penipuan online tersebut adalah Auction Fraud atau Penipuan Pelelangan; Counterfeit Gift atau Undian Berhadiah Palsu; Costumer Care Fraud atau Penipuan layanan Pelanggan; Identity Theft atau Pencurian Identitas; Job Scam atau Penipuan Pekerjaan; Loans Fraud atau Penipuan Pinjaman Online; Ponzi Schemes atau Penipuan Skema Ponzi atau MLM.

Ada juga Romance Fraud atau Penipuan Berkedok Asmara; Shopping Fraud atau Penipuan Belanja Online serta Social Media Fraud atau Penipuan Sosial Media. Auction Fraud sendiri merupakan jenis penipuan melalui situs atau media sosial pelelangan palsu, yang mengiming-imingi barang langka dan terbatas.

“Pelaku akan menawarkan berbagai jenis barang yang biasanya produk dengan produksi terbatas atau limited edition atau produk bermerk lainnya. Pelaku akan membuka penawaran, korban dengan penawaran tertinggi akan mendapatkan produk tersebut,” tambah Descha.

Dalam hal ini, setelah korban membayarkan sejumlah uang, pelaku akan menghilang atau mengirimkan barang palsu. Sementara peserta lain yang ikut pelelangan biasanya juga merupakan bagian dari sindikat penipuan yang berpura-pura tertarik dengan barang.

Sementara Counterfeit Gift merupakan modus penipuan terkait undian berhadiah. Para korban akan diajak untuk bergabung lebih dulu di situs undian online dengan iming-iming hadiah yang sangat besar.

“Lalu para korban disuruh mengisi identitas diri mulai dari nama, usia, tanggal lahir, jenis kelamin, dan lainnya. Korban nantinya akan disuruh untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya pendaftaran sebelum akhirnya ikut undian,” tambahnya.

Costumer Care Fraud sendiri merupakan penupuan layanan pelanggan yang menggjnakan cara seperti Share Login Info atau Share Care Info. Sementara Identity Theft atau pencurian identitas ini menyebabkan informasi pribadi Anda dicuri oleh penipu melalui internet dan digunakan untuk membuat akun media sosial palsu hingga mengajukan pinjaman priba atau kartu kredit dengan bank.

“Ketika pinjaman dicairkan atas nama Anda, Anda akan bertanggung jawab untuk pembayarannya. Bank akan mengirimkan pemberitahuan untuk pelunasan. Jika pinjaman tidak dilunasi akan berdampak buruk pada skor kredit Anda dan Anda akan ditandai sebagai mangkir pinjaman,” tambah Descha.

Job Scam adalah scam penipuan yang umumnya menjanjikan korban akan mendapatkan uang dan pekerjaan, Loans Fraud merupakan kejahatan dengan modus pinjaman online yang kerap dilakukan melalui sambungan telepon atau melalui laman terkesan resmi.

“Korban ditawari berbagai hal menguntungkan seperti kenaikan plafon tanpa proses rumit. potongan cicilan berupa diskon, dan yang lainnya. Setelah korban tertarik mengajukan pinjaman, pelaku akan meminta data korban dan memproses pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi dan memberatkan.”

Sementara itu, penipuan skema Ponzi umumnya sering dilakukan dengan modus Multi Level Marketing atau MLM dalam bentuk usaha Koperasi Simpan Pinjam secara online yang menjajikan keuntungan lebih dari bunga bank.

“Penipuan ini dikenal juga dengan istilah Investasi Bodong,” katanya.

Menariknya, kasus penipuan online juga bisa menjerat urusan sangat pribadi seperti Romance Fraud. Dalam penipuan ini, penipu membuat korban percaya bahwa ia mencintai korban. Setelah kepercayaan dibuat, uang dijarah dari para korban. Sementara Shopping Fraud adalah salah satu jenis penipuan internet terbesar sejak beberapa tahun terakhir.

“Penipu membuat portal belanja online palsu. Dalam website, mereka menampilkan produk yang menarik dengan harga yang sangat murah,” katanya.

Tapi setelah transaksi selesai dilakukan, penipu akan mengirimkan produk palsu atau bahkan produk tidak dikirim sama sekali. Situs web ini tidak akan memiliki kebijakan pengembalian atau pengembalian uang dan juga tidak akan ada tim dukungan pelanggan yang dapat dihubungi.

Terakhir Social Media Scam, pelaku akan membuat sejumlah akun media sosial palsu yang menggukan identitas Anda untuk menipu lebih banyak orang lagi di Sosial Media.

Selain Founder Indopinups dan CSE Educator Descha Muchtar, hadir dalam acara webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Lanny Jaya, Papua, Kamis (18/11/2021) yaitu Angelica Senggu, penyiar radio, Yulia Dian, Social Media Specialist dan Ichal Muhammad sebagai key opinion leader.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

Memory Senja Coffee & Resto Ruang Paling Tepat Menikmati Sunset di Pantai Glagah di Kulon Progo

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More

5 hours ago

Pameran Fun Asia Expo 2026 Dorong Inovasi Industri Taman Rekreasi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More

6 hours ago

Alat Bukti Diterima Majelis Hakim, Gugatan Munas VIII KAUMY Dilanjutkan

BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More

7 hours ago

Juarai Starbucks Barista Championship Indonesia 2026, Kadek Seina Menuju Regional Asia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menetapkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali sebagai juara Starbucks Barista Championship (SBC)… Read More

1 day ago

Novotel Jakarta Cikini Perpanjang Paket Staycation Keluarga hingga Agustus

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More

1 day ago

Jadi Ruang Kolaborasi, Digra Coffee Perekat Komunitas Kreatif Kaum Urban Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More

2 days ago