Categories: Event

Dream Tour Gandeng Lion Group, Mempermudah Alternatif Pembiayaan Calon Jama’ah Umrah

wartaevent.com – Jakarta. Dream Tour kini mempunyai dua alternatif pilihan pebiayaan bagi umat muslim dalam menjalankan ibadah Umrah. Kepastian dua skema pembiayaan ini didadat setelah menandatangani nota kesepemahaman (MoU) General Sales Agent (GSA) Dream Tour dan Batik Air, pada hari Jum’at (08/11/2019) di Terminal 1A, Bandara Soekarno – Hatta.

Muhammad Umar Bakadam, Presiden Direktur Dream Tour, menyatakan, adanya kerja sama dengan Batik Air Dream Tour kini memegang dua pilihan pesawat untuk memberangkat jama’ah Umrah ke Tanah Suci. Ini artinya, calon jama’ah dapat memilih skema pembiayaan mau yang berangkat dengan kelas ekonomi atau premium.

“Untuk calon jama’ah Umrah ada alternative pilihan low coast Airline—dengan pesawat Lion Air atau mau yang kelas premium berangkat dengan pesawat Batik Air. Untuk tingkat kenyamanan seperti bangku tidak kalah dengan maskapai lainnya,” ungkap Umar.

Namun, tambah Umar, bagi yang memilih kelas premium, pesawat Batik Air mempunyai business classyang dilengkapi dengan inflight entertainment. Dengan adanya dua pilihan ini Travel Agent Umrah Dream Tour dari seluruh daerah dapat mengisi penuh maskapai dari Lion Group ini.

Dream Tour memiliki market yang sangat besar di beberapa kota besar di Indonesia seperti Makassar, Solo, Jakarta, Surabaya, Palembang, Balikpapan dan Medan. “Hingga akhir tahun ini sementara 1 minggu 3 flight. Insya Alloh, pada tahun depan (Januari 2020) 1 minggu 5 flight, Februari hingga awal Maret 8 flightdalam seminggu,” urai Umar.

Tahun depan, Dream Tour akan menambah dua pesawat lagi. Jadi akan menggunakan lima armada Batik Air yang menggunakan Airbus A330. Pangsa pasar Dream Tour paling besar ada di Kota Makassar. “Kita memberangkatkan jama’ah Umrah dengan Lion sertiap minggu itu 2 ribu jama’ah. Berarti dalam sebulan kita kurang lebih 8 ribu jama’ah,” urai Umar.

Sementara itu, Capt. Achmad Luthfie, CEO Batik Air menyatakan, bahwasanya market jama’ah Umrah di tanah air masih sangat besar. Dalam satu musim jama’ah Umrah yang berangkat mencapai 1 juta jama’ah. Itu sebabnya ada beberapa maskapai asing seperti emirates, scoot, Etihad Airways, dan lainnya.

“Maskapai asing mengangkut jama’ah Umrah asal Indonesia sekitar 30 persen. Yang 70 persen masih dipegang oleh maskapai Indonesia. Lion Group masih berperan diangka 4-5 persen. Market ini akan bertambah mencapai 12-13 persen dengan adanya tiga tambahan pesawat baru,” pungkas Achmad Luthfie. [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Resmi Dibuka, Parade Hotel Hadir Membuka Cerita Baru di Kawasan Bisnis Senen

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More

15 hours ago

Sidang Putusan Ditunda, Kuasa Hukum “Kami Hormati Proses Hukum”

BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More

16 hours ago

Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More

18 hours ago

THE 1O1 Jakarta Hadirkan Kuliner Nusantara dengan Teknik Prancis

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More

2 days ago

IAS Support Dorong Literasi Anak Lewat IASS Inspiring Day

TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More

2 days ago

Jelang Rakernas, Ketua PP KAUMY Matangkan Persiapan dan Perluas Sinergi Lintas Lembaga

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More

2 days ago