Beberapa Atraksi Menarik Ini Urung Tampil Saat Pembukaan Sail Sabang Beberapa Atraksi Menarik Ini Urung Tampil Saat Pembukaan Sail Sabang
Warta Event – Sabang. Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Sabang sepanjang hari ini Sabtu (02/12/2017) beberapa atraksi menarik seperti aerobatic show oleh Jupiter... Beberapa Atraksi Menarik Ini Urung Tampil Saat Pembukaan Sail Sabang

Warta Event – Sabang. Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Sabang sepanjang hari ini Sabtu (02/12/2017) beberapa atraksi menarik seperti aerobatic show oleh Jupiter Aerobatic Team dalam poembukaan Sail Sabang 2017.

TNI Angkatan Laut (TNI AL) hari ini urung menampilkan formasi parade Kapal Perang Republik Indonesia dan dua kapal layar latih tiang tinggi TNI AL pada kegiatan Sail Sabang 2017, yakni KRI Dewaruci dan KRI Bima Suci-945.

Sehari sebelumnya, Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, selaku Komandan Gugus Tugas Sail Sabang 2017, mengatakan, KRI Dewaruci berlayar dari Jakarta ke Sabang dengan membawa 68 pelajar se-Nusantara dalam Ekspedisi Nusantara Jaya III sedangkan KRI Bima Suci-945 membawa 94 Taruna dan Taruni AAL.

Beberapa Kapal Perang milik TNI AL seperti KRI Sultan Iskandar Muda–367, KRI Teuku Umar-385, KRI Imam Bonjol-383, dan KRI Banda Aceh-593 yang melaksanakan Pelayaran Nusantara Jaya (Pelantara) VII dan Bakti Bela Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, serta KRI Suharso-990 yang melaksanakan Bakti Sosial Surya Bhaskara Jaya ke-66 juga urung memeriahkan Sail Sabang 2017 pada hari ini.

image

Pada Sail Sabang 2017 ini TNI AL juga membawa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang akan menghibur masyarakat Sabang dengan menampilkan Genderang Suling Gita Jala Taruna yang membentuk formasi huruf T, jangkar, dan cincin.

Tarian kolosal Laksamana Malahayati, menjadi satu-satunya kesenian yang tetap tampil meskipun guyuran hujan lebat mendera mereka. Tarian kolosal ini dikuti oleh para pelajar se-provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Beberapa atraksi yang urung tampil saat pembukaan Sail Sabang 2017 diantaranya adalah paramotor, sailing pass nelayan tradisional, dan penerjunan bebas dari 34 prajurit TNI dan Polri yang menggunakan pesawat udara TNI Angkatan Laut Casa 212. [Fatkhurrohim]

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *