WIN Carnival Sail Sabang Menginspirasi Desainer Muda Sabang WIN Carnival Sail Sabang Menginspirasi Desainer Muda Sabang
Warta Event РSabang. Kirab dan pawai budaya Weh Island Night (WIN) Carnival 2017 yang digelar pada hari Rabu (29/11/2017) kemarin di Lapangan Yos Sudarso.... WIN Carnival Sail Sabang Menginspirasi Desainer Muda Sabang

Warta Event РSabang. Kirab dan pawai budaya Weh Island Night (WIN) Carnival 2017 yang digelar pada hari Rabu (29/11/2017) kemarin di Lapangan Yos Sudarso. Kota Sabang, Provinsi Aceh, menemukan desainer fesyen muda berbakat, Nabil Kartin (19 tahun).

Gadis belia ini meraih penghargaan melalui kostum bertema pesona bawah laut pulau rubiah. Selain mendapat predikat pemenang utama, Nabil pun berhak atas uang pembinaan sebesar Rp8 juta dalam fashion competition tersebut.

Nabil Kartin, mengungkapkan, bahwa dirinya tidak menyangka akan mendapat hadiah utama dalam kompetisi tersebut. “Memang saya sengaja mengangkat tema bawah laut pulau rubiah karena ingin sekaligus mempromosikan keindahan bawah laut sabang. Terlebih di moment Sail Sabang ini yang mendapat perhatian luas,” ujar Nabil.

Weh Island Night (WIN) Carnival yang melibatkan lebih dari 1200 peserta dan mamou menampilkan berbagai kostum budaya yang indah, unik dan menarik ini memang menjadi rangkaian kegiatan Sail Sabang 2017,myang menurut rencana pada tanggal (02/12/2017) mendatang bakal dihadiri oleh Presiden Jokowi.

image

Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (Kemenpar), menegaskan, bahwa, event WIN ini mendorong karya-karya seniman dan desainer Sabang dan Aceh umumnya agar muncul dan lebih dikenal. Mereka memiliki kemampuan yang luar biasa, acara ini pun bisa menjadi ajang untuk berkreasi dan menjadi pesona bagi para wisatawan asing yang hadir.

Sementara itu, Wawan Gunawan, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Budaya Kemenpar, yang mendampingi Esthy Reko Astuty, menyatakan, ternyata di Kota Sabang banyak desainer yang memiliki potensi.

“Sayangnya mereka bagai mutiara dalam lumpur yang belum mendapat kesempatan untuk muncul kepermukaan. Melalui Sail Sabang 2017 inilah mereka mendapat ruang berkreasi dan kesempatan promosi,” pungkas Wawan. [Fatkhurrohim]

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *