Jababeka terus mengembangkan bisnis di kawasan Morotai itu secara bertahap. Tahap awal, Jababeka akan membangun 10.000 rumah dengan sasaran kelas menengah, dan hotel yang terdiri dari 10.000 kamar. Selanjutnya, perusahaan tersebut akan membangun tempat pariwisata, sekolah untuk mensuplai SDM di sana.
Lokasi tersebut antara lain Pulau Morotai itu sendiri, yakni tepatnya di Daruba, Wayabula, dan Bobula. Kemudian, Pulau Rao yakni di Desa Posi-Posi Rao, Desa Saminyamau, Desa Aru Burung, Desa Lou Madoro, dan Desa Leo-leo.
Baca Juga : Pengurus ICWA Beranjangsana ke Menlu Sugiono
Adapun pembangunan yang dilakukan meliputi pengembangan kawasan lingkungan, penataan bangunan dan lingkungan, pengembangan penyehatan lingkungan permukiman, dan pengembangan sistem penyediaan air minum. Biaya pengembangan keciptakaryaan di KSPN Morotai ini mencapai Rp 189,9 miliar.
PT Jababeka adalah perusahaan properti yang dipercaya pemerintah untuk membangun Pulau Morotai seluas 50.000 hektar. Pengembangan wilayah ini akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada pembangunan kawasan industri pariwisata dan industri, serupa dengan Batam.
Proyek Pengembangan Morotai:
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Morotai: PT Jababeka Morotai mengembangkan KEK Morotai seluas 1.500 hektar, dengan fokus pada pariwisata, industri, logistik, dan pengolahan ekspor.
Investasi dan Pembangunan:
Investasi Properti: PT Jababeka Morotai membuka peluang investasi properti dengan program Bisnis Terbaik Properti (BTP) Abad 21, dengan penawaran investasi Rp180 juta dan konsep bagi hasil keuntungan 85:15.
Pembangunan Vila dan Penginapan
Pembangunan vila dan penginapan oleh investor lokal dan asing, termasuk investor Jepang, sedang dilakukan. Peningkatan Sektor Pariwisata: PT Jababeka dan Pemkab Morotai menjalin kerja sama untuk meningkatkan sektor pariwisata melalui seminar dan bimbingan teknis pemasaran dan marketing
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More
BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kementerian Pariwisata memperkuat pemasaran pariwisata berbasis pengalaman untuk meningkatkan kualitas perjalanan wisatawan sekaligus memperluas manfaat pariwisata bagi… Read More
Leave a Comment