Koffienery Kedai Kopi Pertama Dengan Sensasi Nitro di Indonesia Koffienery Kedai Kopi Pertama Dengan Sensasi Nitro di Indonesia
Warta Event – Jakarta. Guna memenuhi kebutuhan dan menjawab tantangan para pecinta kopi masyarakat urban tanah air, ‘Koffienery’ yang mengusung tagline ‘Innovative Nitro Cold... Koffienery Kedai Kopi Pertama Dengan Sensasi Nitro di Indonesia

Warta Event – Jakarta. Guna memenuhi kebutuhan dan menjawab tantangan para pecinta kopi masyarakat urban tanah air, ‘Koffienery’ yang mengusung taglineInnovative Nitro Cold Brew’ kini hadir di Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Dan, hngga hari Minggu (3/09/2017) Koffienerydapat dibeli dengan harga Rp1000 hanya untuk 500 orang pertama.

Koffienery yang dirilis pada hari Sabtu (26/08/2017) kemarin, menyuguhkan menu minuman kopi dan uptrend drinks yang unik dan merupakan kedai kopi pertama yang menawarkan inovasi minuman kopi seduh dingin dengan sensasi Nitro di Indonesia.

Selain dilandasi pertimbangan akan masih tingginya potensi pasar, kehadiran ‘Koffienery’ ini juga merupakan bagian untuk menangkap kebutuhan masyarakat modern akan pilihan destinasi kuliner yang lengkap dengan suguhan citarasa terbaik dan berlokasi strategis dalam nuansa yang cozy serta berkelas.

Tak hanya itu saja, dengan hasrat untuk menyuguhkan lebih dari sekedar kopi, ‘Koffienery’ pun memiliki visi untuk menjadi inovasi minuman kopi seduh yang pertama dan terbaik dari seluruh dunia serta misi untuk menjadi kedai kopi seduh pionir yang menawarkan minuman kopi seduh dan uptrend drinks dingin dengan Nitro pertama di Indonesia.

Koffienery (1)

Ronny Gunawan, OwnerKoffienery, mengatakan, meski memakai nama kedai yang mengandung arti kopi, namun ‘Koffienery’ tak terbatas hanya pada minuman kopi saja, tetapi juga menyajikan minuman uptrend dengan campuran Nitro drinks dengan variasi Macchiato sebagai topping.

Dengan konsep ‘Cold Brew in all the Drinks, served on chilled taps’, ‘Koffienery’ selalu menjaga konsistensi produk minumannya di temperatur sebagai keunggulannya. ‘Koffienery’ pun hanya berfokus untuk menyajikan minuman kopi seduh dingin saja.

“Hal ini mengacu pada hasil dari sebuah penelitian bahwa kopi yang diseduh dingin adalah 67 persen lebih sedikit asam daripada bila diseduh panas. Tanpa semua asam itu, maka rasa bakar yang terasa pada bubuk kopi yang diseduh panas pun dieliminasi,” ungkap Ronny.

Selain itu, kadar asam yang berkurang ini juga lebih ramah bagi perut dan gigi sehingga aman dikonsumsi bagi penderita asam lambung sekalipun dan tidak meninggalkan bekas noda coklat di gigi yang kerap menjadi momok bagi pecinta berat kopi, terlebih kaum wanita yang sangat peduli akan kecantikan. [Fatkhurrohim]

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *