WARTAEVENT.COM, Kab. Pamekasan – Perkembangan media massa mengalami kemajuan pesat. Era digitalisasi ditandai dengan berbagai implikasi atau konsekuensi. Saat ini dan kedepannya, industri media massa, mengalami banyak tantangan, baik dari sisi bisnis, industri maupun teknologi.
Menurut Eiza Maghfira, Radio Broadcaster & Podcaster at Ardan Radio Bandung, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (30/6/2021), going digital adalah medigitalisasi sebuah perusahaan, terutama media massa. Bukan berarti hanya memiliki sosial media saja. Tapi juga menguatkan sistem operasi, mengekspansi interaksi dengan pendengar, serta memanfaatkan internet untuk kegiatan yang lebih produktif.
“Khusus bagi radio yang didominasi oleh muatan lokal, kebutuhan untuk memajukan usaha mikro kecil menengah (UMKM) merupakan tantangan global yang harus dihadapi bersama,” katanya.
Lanjutnya, perkembangan teknologi bisa menjadi dua sisi mata pisau. Di satu sisi, radio yang tadinya merupakan media massa satu arah kini berubah menjadi dua arah baik secara langsung maupun tidak langsung dengan adanya digital culture.
Ia juga menjelaskan, ada tiga tantangan media konvensional menjadi digital, seperti tidak ada persaingan dalam digitalisasi (radio) karena ini adalah tantangan bersama, mendapatkan informasi yang faktual, menginspirasi, dan menghibur adalah hak semua orang, dan radio yang terdigitalisasi dapat mengoptimalisasi produktivitas masyarakat lokal.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (30/6/2021) ini juga menghadirkan pembicara Ria Yusnita (Business Director of Eventori Creative & Digital), Clara Marisa Purnamasari (Associate Wealth Planner & Internasional Campus Ambasador), Cynthia Pariz (Creative Head of Benang Merah Creative & Digital), dan Ayu Intan Purnamasari sebagai Key Opinian Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Ratusan pelari dan masyarakat umum memadati Loman Park Hotel Yogyakarta pada Minggu (19/7/2026) untuk mengikuti Fun Run… Read More
Leave a Comment