JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) global tengah bertransformasi pada 2025, dipicu perkembangan teknologi, perubahan gaya perjalanan bisnis, serta dorongan investasi infrastruktur di berbagai negara.
Transformasi ini terjadi di sejumlah pusat MICE dunia seperti Asia, Timur Tengah, dan Eropa, melalui penerapan teknologi digital, konsep keberlanjutan, hingga tren “bleisure” yang menggabungkan bisnis dan rekreasi, guna meningkatkan pengalaman peserta dan memperluas pasar.
Baca Juga : IAPCO EDGE 2025 Hadirkan Standar Baru bagi MICE Indonesia
Berdasarkan laporan market reports world, Industri MICE menunjukkan tren pertumbuhan positif seiring meningkatnya globalisasi bisnis dan kolaborasi lintas negara. Tercatat, digitalisasi menjadi pendorong utama, dengan sekitar 44 persen acara MICE kini mengintegrasikan teknologi seperti streaming, virtual reality, hingga penjadwalan berbasis kecerdasan buatan.
Pendekatan ini terbukti meningkatkan partisipasi hingga 32 persen dibandingkan acara konvensional.
Selain teknologi, konsep keberlanjutan semakin menonjol. Hampir setengah destinasi MICE utama dunia mulai menawarkan paket acara ramah lingkungan, termasuk penggunaan fasilitas netral karbon dan material ramah lingkungan. Tren ini selaras dengan meningkatnya kesadaran perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Baca Juga : ASPERAPI Bawa Nama Indonesia dalam Forum MICE Global di AFECA Convention 2025
Perubahan gaya hidup juga membentuk arah industri. Model perjalanan “bleisure” semakin populer, di mana 42 persen pelaku perjalanan bisnis menggabungkan kegiatan kerja dengan wisata. Hal ini mendorong penyelenggara MICE menghadirkan agenda yang memadukan rapat bisnis dengan aktivitas budaya dan wellness.
Secara ekonomi, potensi industri MICE diproyeksikan terus meningkat. Nilai pasar global diperkirakan mencapai 1,5 triliun dolar AS pada 2030, menunjukkan peran strategis sektor ini dalam pariwisata dan ekonomi kreatif dunia.
Baca Juga : Industri MICE Indonesia Siap Tembus Pasar Global: Kolaborasi Bisnis dan Pemerintah Jadi Kunci Sukses
Pengembangan destinasi baru di kota tingkat menengah di Asia dan Afrika turut membuka peluang pasar, sekaligus memperluas distribusi pertumbuhan industri. Dengan dukungan teknologi dan pengalaman acara yang lebih personal, sektor MICE diprediksi tetap menjadi motor penting pariwisata global. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Memasuki penyelenggaraan ke-11, The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026 yang mengangkat tema “Sound to the Soul” mempertemukan… Read More
BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Musim balap di Singapura tahun ini tidak hanya berlangsung di lintasan. Marina Bay Sands memperluas pengalaman Formula… Read More
Leave a Comment