WARTAEVENT.COM, Kab. Tulungagung – Berita hoaks banyak beredar terutama di media sosial, dimana jenis hoaks yang paling sering diterima adalah masalah sosial politik, yaitu sekitar 91,8 persen, masalah SARA sebanyak 88,6 persen, dan kesehatan 41,2 persen. Selanjutnya makanan dan minuman 32,6 persen, penipuan keuangan 24,5 persen, iptek 23,7 persen, berita duka 18,8 persen, candaan 17,6 persen, bencana alam 10,3 persen hingga lalu lintas 4 persen.
“Hoaks di bidang energi misalnya hoaks lowongan pekerjaan. Karena lowongan kerja di bidang energi masih menjadi primadona. Potensi muncul hoaks ketika terjadi ada kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan kebijakan perusahaan,” ujar Khoirul Adib, Owner KA Studio dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (6/9/2021).
Lanjutnya, jenis hoaks dari tingkat rekayasanya adalah yang mudah diklarifikasi dan yang sulit diklarifikasi. Hoaks yang mudah diklarifikasi adalah yang sebagian besar konten adalah fiksi atau fitnah yang mudah dicari bantahannya, umum terjadi di situs clickbait.
“Sedangkan hoaks yang sulit diklarifikasi adalah berita yang menggabungkan fakta dan fiksi, kadang 80 persen fakta, dan 20 persen fiksi. Serta direkayasa oleh tim dengan kemampuan yang tinggi,” paparnya.
Ia mengatakan, hoaks ini memberikan dampak negatif bagi siapa saja. Kontennya biasanya berisi hal negatif, yang bersifat hasut dan fitnah. Hoaks akan menyasar emosi masyarakat, dan menimbulkan opini negatif sehingga terjadi disintergratif bangsa.
Lanjutnya, hoaks juga memberikan provokasi dan agitasi negatif, yaitu menyulut kebencian, kemarahan, hasutan kepada orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dan sebagainya), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivitis partai politik, pidato yang berapi-api untuk mempengaruhi massa.
Hoaks juga merupakan propaganda negative, dimana sebuah upaya yang disengaja dan sistematis untuk membentuk persepsi, memanipulasi alam pikiran atau kognisi, dan mempengaruhi langsung perilaku agar memberikan respon sesuai yang dikehendaki oleh pelaku propaganda.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin (6/9/2021) juga menghadirkan pembicara, Marsha (Tenaga Ahli Staff Khusus Mendikbudristek Bidang Komunikasi dan Media), Muhammad Miftahun Nadzir (Dosen Entrepreneur Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), dan Putu Yani Pratiwi (Lecturer & Owner @askaravilla).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menetapkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali sebagai juara Starbucks Barista Championship (SBC)… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More
Leave a Comment