Categories: Travel

Ini Rencana Air Connectivity di Jawa Barat

Warta Event – Bandung. Spirit Indonesia Incorporated yang di dengungkan Kementerian Pariwisata langsung direspon Jawa Barat. Salah satu program prioritas Kemenpar di 2017, air connectivity, direspon dengan kesiapan membangun bandara yang akan terhubung dengan sejumlah destinasi wisata keren di Jawa Barat.

“Pariwisata itu punya prospek paling cerah. Karenanya program prioritas Kemenpar harus didukung. Khusus air connectivity, kami siapkan Bandara Citarate, Bandara Nusawiru dan Bandara Kertajati,” terang Wakil Gubernur jawa Barat, Deddy Mizwar di sela Rakor III Sekolah Perguruan Tinggi Pariwisata se-Indonesia di Hotel Mercure, Senin (13/3).

Dari paparannya, Bandara Nusawiru hanya tinggal direnovasi saja. Saat ini sedang dalam proses perpanjangan landasan pacu atau runway hingga mencapai 2200 meter. “Nusawiru akan dibantu pusat untuk perpanjangan runway. Lahannya sudah siap tinggal menunggu pembangunan konstruksinya saja,” ujar Deddy.

Setelah tuntas dibangun, Nusawiru nantinya bisa didarati pesawat jenis Airbus. Akses menuju Green Canyon yang hanya terpaut 6 km, Pantai Batu Karas yang berjarak 12 km, dan Pananjung, Pangandaran yang terpaut 30 km dari Nusawiru langsung terbuka lebar.

Hal lain yang ikut disupport adalah akses menuju Geopark Ciletuh. Geopark di Kabupaten Sukabumi itu nantinya akan disambungkan dengan Bandara Citarate. “Ini sekaligus untuk memuluskan jalan Geopark Ciletuh masuk ke dalam jaringan geopark dunia atau Unesco Global Geopark,” ucap Deddy.

Saat ini, Geopark Nasional Ciletuh menjadi wakil tunggal Indonesia yang diorbitkan masuk ke dalam Unesco Global Geopark (UGG) atau jaringan geopark dunia. Dua wakil lainnya, Geopark Rinjani dan Geopark Toba, gagal di tahap seleksi.

Satu bandara lainnya, adalah Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang sedang dibangun di Kertajati Majalengka. Ini diklaim sebagai Bandara daerah terluas di Indonesia dan menjadi Bandara kedua terbesar setelah Bandara Soekarno Hatta di Kabupaten Tangerang.

“Luas Bandara Kertajati yaitu 1800 hektare. Ada juga lahan seluas 3200 hektare yang digunakan untuk aero city. Ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk pengembangan wilayah dan pariwisata yang ada di Cirebon Raya,” ungkap Deddy.

Bandara Kertajati ini dibangun untuk menggantikan fungsi dari Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Bandara ini memiliki luas lahan 1.800 hektar dan akan dilengkapi dengan akses tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, juga akses kereta. Luas terminalnya mencapai 92.000 meter persegi yang bisa menampung 5-6 juta penumpang.

Bila sudah beroperasi pada akhir 2017 atau awal 2018 nanti, runway Bendara Kertajati akan mengalahkan panjang runway Bandara Soekarno-Hatta yang berukuran 3.660 meter. Saat ini, untuk runway terpanjang di Indonesia dimiliki Bandara Hang Nadim (Batam) yaitu 4.025 meter.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi dukungan dari Pemprov Jawa barat tadi. Air Connectivity atau akses udara tadi, diyakini Menpar Arief Yahya akan mampu memperbesar daya angkut penumpang menuju destinasi wisata.

“Pak Wagub Deddy Mizwar sudah sangat paham pariwisata, dan tahu apa yang harus disupport buat pengembangan destinasi wisata. Air connectivity ini salah satu yang sangat krusial bersama amenitas. Air connectivity sangat krusial. Faktanya, 75% wisatawan masuk ke tanah air dengan airlines. Lalu 24% dengan penyeberangan, dan 1% di perbatasan. [Fatkhurrohim]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Extrajoss Ultimate Takeover Makassar Hidupkan Eneri Komunitas Anak Muda

MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More

10 hours ago

Kolaborasi dengan KAO, ARTOTEL Harmoni Gelar Event Color Me Confident

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More

11 hours ago

Pameran ICX 2026 Surabaya Hadirkan Kompetisi Kopi dan Aktivitas Interaktif Nasional

SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More

2 days ago

fave+ Hotel Lampung Bidik Wisatawan Urban dan Bisnis Sumatra

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More

2 days ago

JumpStart Perluas Vending Machine AI Lewat Investasi Baru Jepang

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More

3 days ago

Subway Hadirkan SubSavers Untuk Konsumen Urban Lebih Hemat

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More

3 days ago