Categories: News

Langkah Menjaga Jejak Digital di Internet Agar Tetap Bersih

WARTAEVENT.COM, Kab. Ngawi – Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan oleh pengguna teknologi adalah aspek keamanan. Ketika melakukan aktivitas di dunia maya, baik secara sadar maupun tidak, meninggalkan jejak digital atau sering disebut sebagai digital footprint.

Agung Gita Subakti, Lecturer Specialist S2 Universitas Bina Nusantara, menjelaskan, jejak digital merupakan jejak data yang diperoleh ketika seseorang menggunakan internet. Data ini berasal dari situs web yang dikunjungi, email yang dikirim, serta informasi yang dibagikan secara daring.

“Jejak digital dapat berbentuk seperti unggahan konten, aktivitas berbagi pesan, tinggalan komentar, aktivitas internet perbankan, dan sebagainya. Hal tersebut menjadi jejak digital yang kemungkinan besar akan tersimpan secara permanen di internet,” papar Agung, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (03/11/2021).

Ia menambahkan, jejak digital dapat mengungkapkan begitu banyak hal tentang dirimu. Karena berasal dari aktivitas daring, jejak digital dapat dilacak, dianalisis, dan digunakan untuk membangun gambaran profil yang sesuai dengan lokasi, kelompok sosial, perilaku, dan minat.

“Jejak digital juga berperan penting dalam dunia kerja karena sering dijadikan sebagai tolak ukur HR dalam menyeleksi kandidat,” terangnya.

Ia mengatakan, terdapat beberapa parameter yang dapat dipakai untuk melihat calon karyawan melalui media sosialnya; seperti kalimat yang sering diunggah, foto-foto, interaksi yang dilakukan, serta lingkaran pertemanan calon karyawan.

Bagaikan dua sisi mata uang, jejak digital dapat membantu memperkuat potensimu, tetapi di sisi lain juga dapat merugikan diri sendiri jika tidak berhati-hati dalam menggunakannya. Oleh karena itu, pikirkan baik-baik konten yang diunggah di akun sosial mediamu agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Berikut ini ada beberapa cara menjaga jejak digital, seperti:

  1. Periksa ketersedian informasi pribadi di internet

Langkah awal untuk mengetahui apakah datamu tersimpan di internet atau tidak adalah melalui proses checking browser. Masukkan kita nama di kolom pencarian dan lihat apakah ada identitas kita di dalamnya. Seperti identitas di media sosial FB, Twitter, Instagram, LinkedIn, YouTube bahkan tempat kuliah. Untuk menghapus dari mesin pencarian kita harus meminta izin kepada administrator.

  1. Menghapus, menonaktifkan akun media sosial, dan akun belanja

Cara menghilangkan jejak digital selanjutnya yakni menonaktifkan berbagai macam situs media sosial dan akun belanja. Coba mulailah dengan menghapus beberapa media sosial dan akun belanja yang sudah jarang digunakan. Pada pengaturan akun, pilih opsi menonaktifkan sementara dan hapus. Biasanya dalam proses ini membutuhkan waktu untuk menutup sepenuhnya.

  1. Menggunakan mode samaran saat browsing di internet

Bila ingin proses penjelajahan di internet tidak terlacak mesin pencari, bisa mencoba fitur mode samaran atau dikenal dengan istilah incognitive mode. Beberapa mesin pencari sudah mendukung fitur tersebut seperti Google, Mozilla Firefox, UC Browser sampai Opera mini. Dengan menggunakan fitur ini, proses browsing bersifat privasi dan bisa membuka lebih dari satu akun sekaligus.

  1. Menghapus email atau membuat email samaran

Surat elektronik atau email hampir ada di seluruh pemilik telepon genggam. Bagaimana tidak, kita tidak akan bisa mengunduh aplikasi tanpa perizinan yang diberikan dari email. Bahkan sejumlah pemberitahuan akan masuk ke email. Cara menghapus email bervariatif, tergantung jenis email yang dimiliki. Kita bisa mengajukan penghapusan akun, tetapi prosesnya tidak secara langsung.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (03/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Adestya Ayu Armielia (Hotel Operations Deputy Head at Universitas Multimedia Nusantara), Eka Rini Widya Astuti (Ketua Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual ITSNU Pasuruan), Diah Renata Anggraeni (Associate Faculty Member Binus University), dan Mukhammad Kholil Subarkah (Pendiri Dolan Pasuruan) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. BerlAndaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Memory Senja Coffee & Resto Ruang Paling Tepat Menikmati Sunset di Pantai Glagah di Kulon Progo

KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More

2 hours ago

Pameran Fun Asia Expo 2026 Dorong Inovasi Industri Taman Rekreasi Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More

3 hours ago

Alat Bukti Diterima Majelis Hakim, Gugatan Munas VIII KAUMY Dilanjutkan

BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More

4 hours ago

Novotel Jakarta Cikini Perpanjang Paket Staycation Keluarga hingga Agustus

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More

1 day ago

Jadi Ruang Kolaborasi, Digra Coffee Perekat Komunitas Kreatif Kaum Urban Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More

2 days ago

Sambut Event ASEAN Sports Day, Loman Park Hotel Yogyakarta Gelar Fun Run

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Ratusan pelari dan masyarakat umum memadati Loman Park Hotel Yogyakarta pada Minggu (19/7/2026) untuk mengikuti Fun Run… Read More

2 days ago