wartaevent.com – Vietnam. Berbagai ilmuwan terkemuka di dunia mengimbau bahwa hanya ada lusinan tahun sebelum jutaan orang mengalami risiko kekeringan, banjir, panas ekstrim, dan kemiskinan akibat perubahan iklim. Peringatan ini juga diumumkan dengan gamblang kepada para pemimpin dunia, pemuka serta pemeluk agama Buddha di seluruh dunia dalam perayaan Hari Waisak Perserikatan Bangsa-Bangsa di Vietnam melalui sebuah lukisan.
Dijuluki “Cover of Future”, seniman Vietnam, Nguyen Thi Kim Duc, memakai sutra khas Vietnam, terinspirasi dari warna-warna cat air Van Gogh, halus namun terdapat goresan tegas, disertai warna-warni mendalam dan tak bernyawa untuk melukis sebuah pohon yang sekarat dan sebagian terendam di air laut.
Baca Juga : Tingkatkan Kunjungan Wisman Vietnam, Kemenpar Joint Promotion dengan Vietjet Air
Lukisan ini menjadi gambaran kelam tentang dunia yang mungkin terjadi jika manusia terus mengabaikan perubahan iklim. Bumi bisa menjadi dunia tanpa pepohonan hijau, hewan, dan manusia. Melalui lukisannya, Nguyen ingin karya seni ini diteruskan dari “hati ke hati”, menyebarkan cintanya terhadap lingkungan hidup.
Hal tersebut, sambil berpegang pada keyakinan bahwa manusia adalah penyebab utama dari perubahan iklim, “sekalipun jika jutaan pohon baru ditanam untuk menyerap penyebab utama dari perubahan iklim, karbon dioksida, alam masih tetap hancur, kecuali manusia mengubah kebiasaannya yang mengotori dan mencemari alam,” kata Nguyen.
Ada 105 salinan dari lukisan tersebut yang dibagikan sebagai hadiah bagi para Kepala negara dan pemuka agama Buddha dari 100 lebih negara, salah satunya adalah Ryan Giggs – Pelatih Tim Nasional Sepakbola Wales dan Perdana Menteri Nepal.
Baca Juga : Indonesia Raih Transaksi Rp13,4 Miliar Di Vietnam Travel Mart
Lewat lukisan ‘Cover of Future’, Nguyen ingin mengimbau para pemimpin dunia tentang tanggung jawab mereka untuk melestarikan dunia kita. Sebagai kalangan pengambil keputusan, mereka harus memimpin perjuangan serta menyebarkan pesan agar para warganya mengemban tanggung jawab untuk menjaga lingkungan hidup.
“Saya ingin agar mereka menggantung lukisan ini di ruang tamunya, sehingga mereka bisa diingatkan tentang kewajiban sehari-hari. Meski saya hanya seorang pengusaha wanita di Vietnam, saya ingin menjalani peran dalam melestarikan bumi, dan hal ini hanya merupakan langkah pertama,” kata seniman Nguyen Thi Kim Duc. [*]
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Dukungan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa Flores datang dari The Starbucks Foundation. Yayasan tersebut menyalurkan bantuan sebesar… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Cara pemerintah kota memperkenalkan potensi daerah kepada investor mulai bergerak ke ruang digital yang lebih visual. Asosiasi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Setelah seharian berhadapan dengan ritme Jakarta yang padat, malam menjadi waktu untuk memperlambat langkah. Memanfaatkan momen tersebut,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Momentum bulan kemerdekaan dimanfaatkan ARTOTEL Casa Hangtuah untuk mengajak masyarakat memaknai kebersamaan melalui aksi sosial. Hotel ini… Read More
LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com — Meruorah Komodo Labuan Bajo meraih penghargaan “Trip.Best Premium Hotel 2026” dari Trip.com. Pengakuan ini menempatkan hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta tidak selalu hadir lewat seremoni. THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa… Read More
View Comments