Categories: News

Media Digital Kita Jangan Menjadi Sumber Penderitaan Orang Lain

WARTAEVENT.COM, Kab. Sukabumi – Terkadang yang masih belum belum disadari para generasi muda bahwa apa yang ditampilkan oleh dirinya di dalam media sosial dapat membuat orang berpikir tentang siapa dirinya sebenarnya. Tanpa disadari kita juga dapat menjadi sumber penderitaan bagi orang lain. Semua proses dari penggunaan media digital dimulai dari penghargaan pada diri sendiri.

Wulandari, Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum SMPN 5 Kota Sukabumi yang juga guru Bimbingan Konseling ini mengatakan, dirinya selalu menerangkan kepada siswa siswi tentang mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum kemudian mencintai orang lain. Ingin tahu tentang orang lain sebelumnya harus ingin tahu diri dulu apa sebenarnya yang kita miliki.

“Misalnya mengenai bakat atau passion, para generasi muda ini sudah mulai mencari apa sebenarnya yang kita miliki. Sebagai salah satu bagian dari materi yang biasanya saya sampaikan kepada siswa dengan mengenali apa yang mereka miliki dengan mengenali bakat yang kita miliki. Setelah itu pasti akan muncul penghargaan pada diri sendiri. Sehingga dia punya pengertian yang baik tentang dirinya siapa,” ungkapnya saat mengisi Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (22/11/2021).

Tujuan dari pengenalan bakat itu untuk meningkatkan penghargaan pada diri sendiri. Tetapi banyak sekali anak-anak yang mengira meningkatkan penghargaan pada diri itu dengan expose dirinya secara berlebihan di media sosial. Baik itu berupa ucapan atau tindakan atau menampilkan foto dirinya atau kegiatan dirinya. Namun, sangat disayangkan justru yang ditampilkan adalah sisi negatif sehingga muncul pesan bahwa dia tidak menghargai dirinya pada sebenarnya itu adalah hal yang sangat dijaga.

Para generasi muda ini harus menyadari, apa yang ditampilkan di media sosial dapat menggiring opini orang lain tentang dirinya. Maka, berikan penghargaan tertinggi untuk diri sendiri dengan memiliki filter tidak mengekspos segala macam di media sosial.

Setelah memahami diri kita, tahu menempatkan di mana seharusnya kita berada, maka selanjutnya mulailah menghargai orang lain. Menghargai orang lain dengan menerapkan prinsip-prinsip etika tidak membuat ujaran negatif, tidak membagikan apapun yang berhubungan dengan privasi orang lain.

“Penghargaan orang terhadap orang lain inipun akan dapat menjadi penderitaan untuk orang lain, kadang-kadang tanpa kita sadari kita memasuki wilayah tersebut. Ini yang perlu kita ingatkan kepada para generasi muda. Mereka harus mulai menghargai diri dan kemudian menghargai orang lain dengan menerapkan etika yang baik ketika bermedia sosial. Kita harus menyadari bahwa kita tidak hidup sendiri ada masyarakat di luar diri kita yang senantiasa memperhatikan apa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari,” jelasnya.

Anak-anak remaja masih beranggapan seolah-olah masih terpisah antara dunia nyata dan maya. Seolah-olah yang di dunia maya itu tidak terperhatikan oleh orang lain. Justru sebenarnya yang lebih diperhatikan orang adalah perilaku di ruang digital. Sehingga jika setiap orang memiliki rasa tanggung jawab ketika menampilkan diri sendiri maka akan menjadi masyarakat sehat dan saling menghormati di dunia nyata dan maya.

Hindari penyebaran privasi orang lain, melakukan ujaran kebencian, perundungan dan menyebarkan berita bohong. Kita semua, guru ataupun orang tua dan orang dewasa di sekitar anak remaja harus satu suara bahwa kita berani melawan konten negatif, semua tidak bisa dalam satu sisi saja tapi juga harus oleh seluruh pihak yang ada di kehidupan kita seluruhnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (22/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Lim Siaw Liang (Owner Madan Lim), Fadhlan Fadhilah (Pendamping Guru Penggerak Kemendikbud), Aldiyar (UI/UX Desainer), dan Aflhandita sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi wartaevent

Leave a Comment

Recent Posts

De Braga Sajikan Iftar Nusantara Nuansa Heritage

BANDUNG, WARTAEVENT.com — de Braga by ARTOTEL menghadirkan program berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” di Alfresco Bistro, mulai 19… Read More

13 hours ago

Aston Kemayoran Hadirkan Street Food Seoul Lewat Pop-Up Kuliner

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Aston Kemayoran City Hotel menghadirkan pengalaman kuliner internasional bertajuk “60 Seconds to Seoul”, sebuah konsep pop-up street… Read More

14 hours ago

Ini Program A Wishful Ramadhan di ARTOTEL Harmoni Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk “A Wishful Ramadhan” sebagai upaya menghadirkan pengalaman menginap dan berbuka… Read More

2 days ago

Discovery SCBD Hadirkan Rangkaian Program Ramadhan Bermakna

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Discovery SCBD menyemarakan bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan rangkaian promo bertema kebersamaan, refleksi, dan ketenangan. Berlokasi strategis… Read More

2 days ago

Ramadhan Tahun Ini Fraser Residence Menteng Jakarta Sajikan “Rempah Rasa – Tales of Cappadocia”

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Fraser Residence Menteng Jakarta, menggelar Ramadhan Media Gathering, pada Kamis, (19/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat awareness,… Read More

4 days ago

Converse Perkenalkan Chuck Taylor Lo, Sol Paling Rendah

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Converse resmi memperkenalkan siluet terbarunya, Chuck Taylor Lo, yang menjadi sepatu Chuck dengan sol paling rendah yang… Read More

4 days ago