Categories: News

Membuat Konten Positif di Ruang Digital Menjadi Tanggung Jawab Moral Bersama

WARTAEVENT.com – Sumenep. Di masa sekarang, banyak platform digital yang bisa digunakan dan diisi dengan konten-konten positif. Ruang digital pun memiliki potensi yang besar untuk tiap penggunanya berkarya. Beberapa platform digital yang digunakan untuk berkarya di antaranya Youtube, Twitter, Facebook, Instagram, Tiktok, Blogger, dan Podcast.

“Dalam menjaga ruang digital supaya tetap positif, pemerintah RI melakukan tiga pendekatan untuk menjaga ruang digital dari konten negatif, yaitu di level hulu, tengah, dan hilir,” tutur Syawqi Futhaqi Hanan seorang Content Creator dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (28/9/2021).

Pada level hulu atau upstream, pemerintah melakukan penyadaran dan pemberdayaan masyarakat sehingga dapat menggunakan dunia digital secara cerdas, aman, bertanggung jawab, dan produktif. Contohnya, webinar.

Di level tengah atau middle stream yakni pendekatan yang dilakukan pemerintah melalui Kominfo untuk menangani konten negatif. Konten tersebut ditindaklanjuti dengan upaya pemblokiran atau penghapusan sehingga tidak bisa diakses masyarakat. Ia memaparkan, hingga saat ini KemenKominfo telah memblokir lebih dari 90% situs porno.

Kemudian, pada level hilir atau downstream, merupakan upaya pemerintah terhadap penegakkan konten negatif. Misalnya, kasus ujaran kebencian dan dipidana UU ITE.

Ia menyampaikan, konten-konten positif yang ada di ruang digital memiliki beberapa unsur. Di antaranya inspiratif, edukatif, informatif, dan menghibur.

“Konten positif maupun konten negatif ini sama-sama memiliki potensi viral. Tetapi, kalau sekadar ingin viral, konten negatif lebih berpotensi untuk viral. Namun tidak memiliki unsur-unsur baik tersebut,” ucap Syawqi.

Menurutnya, suatu konten tidak hanya sekadar perlu viral, tetapi harus memenuhi unsur inspiratif, edukatif, informatif, dan menghibur. Ia mengatakan, untuk membuat konten positif, kita bisa memulainya dengan menggunakan prinsip amati, tiru, dan modifikasi konten yang sebelumnya telah viral. Namun, perlu diingat meniru bukan berarti sama persis, karena harus ada modifikasi agar tidak menjiplak.

Konten positif yang dibuat bisa dimulai dengan hobi atau kesukaan, membuat konten yang kreatif dan inovatif. Dalam artian konten harus out of the box. Selain itu, konten positif yang dibuat bisa membangkitkan emosi pembaca seperti senang, sedih, dan sebagainya. Hal yang terpenting dalam membuat konten positif yakni perlu konsisten dan melakukan evaluasi secara rutin.

Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (28/9/2021) juga menghadirkan pembicara Riskia Putri (Dosen IDIA Al-Amien Prenduan), Wulan Purnamasari (Ketua Prodi Manajemen UMAHA), Moh. Arifin (Dosen STAI Al-Fithrah Surabaya), dan Zulfa Aulia Nurfaida sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). Dan melibatkan 110 lembaga juga komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.

Kegiatan yang diadakan di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten ini dilaksanakan secara virtual berbasis webinar. Dengan menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Dengan maksud dan tujuan utamanya membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (*)

Oeday Abdullah

Leave a Comment

Recent Posts

De Braga Sajikan Iftar Nusantara Nuansa Heritage

BANDUNG, WARTAEVENT.com — de Braga by ARTOTEL menghadirkan program berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” di Alfresco Bistro, mulai 19… Read More

7 hours ago

Aston Kemayoran Hadirkan Street Food Seoul Lewat Pop-Up Kuliner

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Aston Kemayoran City Hotel menghadirkan pengalaman kuliner internasional bertajuk “60 Seconds to Seoul”, sebuah konsep pop-up street… Read More

8 hours ago

Ini Program A Wishful Ramadhan di ARTOTEL Harmoni Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk “A Wishful Ramadhan” sebagai upaya menghadirkan pengalaman menginap dan berbuka… Read More

2 days ago

Discovery SCBD Hadirkan Rangkaian Program Ramadhan Bermakna

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Discovery SCBD menyemarakan bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan rangkaian promo bertema kebersamaan, refleksi, dan ketenangan. Berlokasi strategis… Read More

2 days ago

Ramadhan Tahun Ini Fraser Residence Menteng Jakarta Sajikan “Rempah Rasa – Tales of Cappadocia”

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Fraser Residence Menteng Jakarta, menggelar Ramadhan Media Gathering, pada Kamis, (19/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat awareness,… Read More

3 days ago

Converse Perkenalkan Chuck Taylor Lo, Sol Paling Rendah

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Converse resmi memperkenalkan siluet terbarunya, Chuck Taylor Lo, yang menjadi sepatu Chuck dengan sol paling rendah yang… Read More

4 days ago