Categories: News

Menkes Nila F Moeloek : Mengubah Paradigma Sehat Salah Satu Cara Membangun SDM Berkualitas

Wartaevent.com, Jakarta- Sehat adalah salah satu sendi dasar kehidupan manusia. Di sisi lain, setiap orang punya hak dan juga tanggung jawab untuk hidup sehat.

Dari sudut pemerintah kini, konsep Nawa Cita secara jelas menyebutkan untuk “meningkatkan kualitas hidup manusia”, di mana kesehatan tentu merupakan salah satu komponen utamanya.

Dipaparkan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk “Membangun Sumber Daya Manusia Menyongsong Era Industri 4.0: Bidang Ketenagakerjaan, Pendidikan, dan Kesehatan”, yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (12/3/2019), sesuai Nawacita kelima, Kementerian Kesehatan menerjemahkan menjadi aksi nyata melalui Program Indonesia Sehat.

“Selain mengubah paradigma sehat, program Indonesia Sehat juga memberi penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional,” kata Menkes.

Terkait itu, Menkes mengatakan, pada 2017 pemerintah telah membangun 110 puskesmas di perbatasan di 48 kabupaten/kota. Kemudian upaya itu berkelanjutan, kata dia, hingga pada 2018 dibangun 249 puskesmas di daerah tertinggal perbatasan yang tersebar di 49 kabupaten.

Menkes juga membeberkan angka pembangunan rumah sakit pratama sepanjang 2015-2019. Tercatat pada 2015 ada 22 RS dibangun di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. Kemudian pada 2016 ada 34 RS, pada 2017 51 RS, pada 2018 sebanyak 61 RS, dan pada 2019 ditargetkan sebanyak 64 RS dibangun.

Seiring itu juga digelar Program  Nusantara Sehat, dengan penempatan sebanyak 7.377 tenaga kesehatan.  Tenaga kerja kesehatan sendiri mengalami peningkatan sejak 2015 dari sebanyak 694 menjadi 2018 menjadi 3.228 nakes.

Mewujudkan Jaminan Kesehatan
Pemberian jaminan kesehatan nasional, menurut Menkes juga terus dilakukan. Jika pada 2014 ada 133,4 juta jiwa dengan PBI 6,4 juta jiwa, sambungnya, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp199 triliun. Kemudian pada 2019, tercatat jaminan kesehatan meliputi 217 juta jiwa, dengan target anggaran 26, 7 triliun.

Turut menjadi narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Didik Suhardi dan Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN RB Setiawan Wangsaatmaja.

Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

Resmi Dibuka, Parade Hotel Hadir Membuka Cerita Baru di Kawasan Bisnis Senen

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More

24 hours ago

Sidang Putusan Ditunda, Kuasa Hukum “Kami Hormati Proses Hukum”

BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More

1 day ago

Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More

1 day ago

THE 1O1 Jakarta Hadirkan Kuliner Nusantara dengan Teknik Prancis

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More

2 days ago

IAS Support Dorong Literasi Anak Lewat IASS Inspiring Day

TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More

3 days ago

Jelang Rakernas, Ketua PP KAUMY Matangkan Persiapan dan Perluas Sinergi Lintas Lembaga

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More

3 days ago