Categories: Travel

Menteri Pariwisata Luncurkan Badan Otorita Pariwisata Borobudur

Warta Event – Magelang. Menteri Pariwisata, Arief Yahya, meluncurkan sekaligus memperkenalkan Intan Juanita sebagai Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Borobudur (BOB), pada malam budaya Borobudur, di Magelang, Jumat (09/02/2018) kemarin.

Pembentukan Badan Otorita Pariwisata Borobudur bukan hanya untuk menggenjot pendapatan dari sektor wisata, melainkan juga menjaga situs warisan dunia itu agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

“Badan Otorita adalah wakil pemerintah pusat yang kita tetapkan. Jadi, nanti kalau ada apa-apa datang saja ke Badan Otorita. Karena, Badan Otorita mempunyai dewan pengarah, ketuanya Menkomar, anggotanya semua menteri dan gubernur terkait dalam hal Badan Otorita Borobudur, jadi ada 2 gubernur terkait,” tutur Menteri Arief Yahya.

Menurutnya, BOB akan menangani hal-hal terkait koordinatif infrastruktur dan utilitas dasar. “Koordinatif kerjaan PUPR, infrastruktur Kemenhub, dan lainnya. Jadi itu satu pintu melalui Badan Otorita, dan ini terbukti efektif seperti di Danau Toba,” papar Menpar Arief.

Menteri Pariwisata mengaku tidak khawatir akan terjadi tumpang tindih kebijakan. “Badan Otorita itu akan otoritatif di zona otoritatif, yaitu di Purworejo dengan luas zona 309 hektare. Di luar itu kembali ke pemerintahan biasa,” ujarnya.

Arief Yahya, menambahkan, pembentukan Badan Otorita, juga Kawasan Ekonomi Khusus, akan mengurangi birokrasi berbelit. “Karena, ada one stop service, atau pelayanan satu atap. Jadi, investor tidak akan dipingpong dari satu dinas ke dinas lain,” jelasnya.

Borobudur adalah ikon yang untuk Jogja dan Jawa Tengah, ini bukan untuk membedakan Jogja dan Jawa Tengah. Tidak relevan kita mempermasalahkan batas-batas administrasi untuk destinasi wisata. “Infrastruktur untuk konektivitas ke Borobudur terus digenjot, diantaranya pembangunan Bandara Kulon Progo, Kereta Bandara, Jalan Tol, dan lainnya,” terang Menpar.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin mengatakan, untuk menghargai karya besar peradaban manusia tidak cukup dengan menikmatinya, tapi juga harus melestarikannya.

Ridwan menambahkan, BOB akan memiliki konsep wisata yang menjaga kelestarian Borobudur. Konsep itu adalah menikmati Borobudur, tidak perlu menyentuh Borobudur. “Keberadaan Badan Otorita justru untuk membantu upaya konservasi,” jelasnya.

Deputi Ridwan berpendapat, pembentukan BOB dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kawasan pariwisata yg membentang dari selatan Yogyakarta hingga Karimun Jawa. [Wendy.S]

wartaeventadmin

Leave a Comment

Recent Posts

Labuan Bajo Naik Daun Lewat Wisata Alam Eksklusif

LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com – Taman Nasional Komodo kembali mencuri perhatian global setelah dinobatkan sebagai destinasi terindah nomor dua dunia versi… Read More

14 hours ago

Kenangan Coffee Ekspansi ke Taiwan Perkuat Identitas Global

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kenangan Coffee resmi memasuki pasar Taiwan dengan membuka gerai perdananya di Shin Kong Mitsukoshi A11, Taipei, pada… Read More

14 hours ago

ArtScience Museum Eksplorasi Tubuh Lewat Seni dan Sains

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — ArtScience Museum menghadirkan pameran Flesh and Bones: The Art of Anatomy, sebuah eksplorasi lintas disiplin yang mengulas… Read More

2 days ago

Toast Box Ekspansi ke Batam Usung Konsep Kopitiam Modern

BATAM, WARTAEVENT.com — Restoran asal Singapura, Toast Box, memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membuka gerai pertama di Batam, Kepulauan Riau.… Read More

2 days ago

Maskapai Ini Hadirkan Siaran Langsung Piala Dunia di Pesawat

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — Maskapai Singapore Airlines (SIA) menghadirkan pengalaman hiburan berbeda bagi penumpang dengan menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026… Read More

2 days ago

Aston Kemayoran Tawarkan Staycation Fleksibel dengan Konsep 24 Jam

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren staycation di Jakarta kian mengarah pada kebutuhan fleksibilitas waktu dan kenyamanan. Menjawab perubahan ini, Aston Kemayoran… Read More

2 days ago