Categories: News

Motif-Motif Penyebar Hoaks

WARTAEVENT.COM, Kab. Trenggalek – Berita bohong atau berita hoaks yang tersebar di media sosial semakin meresahkan masyarakat. Hoaks atau kabar palsu terus menyebar di semua kalangan. Terlebih penggunaan smartphone semakin meningkat di seluruh dunia. Namun sayangnya masyarakat dengan mudah mempercayai berita tersebut tanpa mengecek terlebih dahulu berita tersebut.

“Penyebaran hoaks ini tidak hanya lewat media sosial, namun juga melalui aplikasi percakapan. Topiknya pun beragam, mulai dari politik, ekonomi hingga kesehatan yang makin mencuat seiring pandemi Covid-19 tahun ini,” ujar Farid Zamroni M, Presidium Mafindo, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (16/9/2021).

Hoaks tersebar melalui banyak cara, dan tak sedikit karena kelalaian kita yang tidak menyaringnya terlebih dahulu. Selain itu ada juga yang sengaja menyebarkannya untuk membuat keresahan di masyarakat.

Lanjutnya, hoaks selalu merugikan karena merupakan kabar yang tak jelas dan tidak berdasarkan fakta. “Rata-rata motif penyebar berita hoaks untuk membuat resah masyarakat,” terangnya.

Berikut alasan orang menyebar hoaks seperti:

  • Pengakuan / eksistensi

Memiliki keinginan untuk diakui sehingga merasa bangga saat menjadi penyebar informasi pertama atau jadi yang paling up to date, padahal belum tentu benar informasinya. Selain itu merasa informasi tersebut bermanfaat, sehingga merasa perlu menyebarkannya meski belum mengetahui kebenarannya.

  • Profit

Biasanya orang-orang yang menyebarkan hoaks ini dibayar untuk menjadi sebuah profesi (buzzer). Selain itu berada dalam situasi tertentu, biasanya hoaks yang disebar dapat menguntungkan dia atau kelompoknya.

  • Provokasi

Menyebarkan hoaks dengan tujuan melakukan sindiran atau sarkas terhadap kelompok tertentu. Mengambil keuntungan dari sebuah konflik dengan cara mengadu domba. Menyebar hoaks juga bisa mempengaruhi penilaian, pola pikir untuk individu atau masyarakat. Selain itu untuk menimbulkan kecemasan dan menguasai perilaku.

  • Propaganda

Biasanya orang menyebar hoaks karena alasan politis sehingga bisa menjatuhkan lawan politik. Selain itu penyebaran hoaks juga bertujuan untuk mempengaruhi dan mengontrol massa.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (16/9/2021) juga menghadirkan pembicara Marsha (Tenaga Ahli Staff Khusus Mendikbudristek Bidang Komunikasi dan Media), Aaron Daniel O’Brien (Content Creator, English Teacher & Education Strategist), Richard Paulana (COO TMP Event), dan Benito Georgio sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Dua Saksi Penggugat Ungkap Dugaan Pelanggaran AD/ART KAUMY

BANTUL, WARTAEVENT.com – Persidangan perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More

14 hours ago

Riverside Gelar Merah Putih Fun Golf Tournament 2026

BOGOR, WARTAEVENT.com – Riverside Golf Club menyelenggarakan Merah Putih Fun Golf Tournament 2026 pada Senin, 24 Agustus 2026, sebagai bagian… Read More

1 day ago

Naya Anindita Hadirkan Komedi Hangat Lewat Agensi Rumah Tangga

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sutradara Naya Anindita memperluas eksplorasi penyutradaraannya melalui Agensi Rumah Tangga, film komedi perdananya yang mengangkat isu pemutusan… Read More

2 days ago

Via.com dan Etihad Dorong Agen Travel Ikuti Tren Wisata

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perubahan selera wisatawan Indonesia membuat bisnis agen perjalanan tidak lagi cukup mengandalkan penjualan tiket pesawat. Pelaku usaha… Read More

2 days ago

Yogyakarta Menemukan Wajah Baru Wellness Berbasis Budaya

YOGYAKARTA — Ada banyak cara untuk beristirahat. Sebagian orang memilih spa, yoga, atau sekadar menghabiskan waktu di hotel yang tenang.… Read More

2 days ago

BOCA Lapak Hadirkan Thrifting dan Komunitas di Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren fesyen berkelanjutan semakin menemukan ruangnya di tengah gaya hidup masyarakat urban. Salah satunya melalui BOCA Lapak,… Read More

4 days ago