News

Tahun 2020, Dijadikan Momentum Kebangkitan Pariwisata dan MICE DKI Jakarta

wartaevent.com – Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2020 akan dijadikan momentum sebagai tahun kebangkitan pariwisata. Upaya untuk terus menggali momentum ini pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta aktif hadir dalam berbagai pertemuan dengan para pemangku kepentingan pariwisata.

Hal ini diutarakan oleh Edy Junaedi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dalam event Afternoon Tea Asperapi(Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia) yang digelar belum lama ini di Samisara Grand Ballroom, Sopo Del Tower, Mega Kuningan, Jakarta.

Baca Juga : Menjadikan “Exhibition” Sebagai Penyokong Utama Industri MICE di Indonesia

Komitmen ini pun diteguhkan dengan dinaikannya besaran anggaran yang dapat dipergunakan untuk berbagai pembenahan sektor pendukung pariwisata mulai dari infrastruktur, fasilitas, promosi dan lainnya. Hal ini tidak terlepas dari terus meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, meningkatnya penghasilan PAD dan lainnya.

“Tahun 2018, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung mencapai 2,8 juta orang, kemudian jumlah kunjungan wisatawan domestic sebesar 3,8 juta orang. Hal Ini menempatkan DKI Jakarta dalam urutan ke 2 setelah Bali dalam hal kunjungan wisatawan. Dan dari 2,8 juta wisman ke DKI Jakarta, 25 persennya atau sekitar 700 ribu orang adalah wisatawan MICE,” ungkap Edy Junaedi.

Sementara itu, tambah Edy, industri pariwisata DKI Jakarta mampu menyumbang 25-28 persen Produk Domestik Regional Bruto(PDRB). Sektor Pariwisata pun DKI Jakarta memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp6,2 triliun, yang diperoleh dari pajak, retribusi, hotel, restoran, dan hiburan.

Berdasarkan data tersebut dapat diartikan bagaimna Pariwisata dan Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE) ini mempunyai peranan yang amat penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi saat ini dan yang akan datang.

Baca Juga : IBEF 2019: Membangun dan Mengembangkan Industri MICE Lebih Kuat

“Perlu diketahui pula, bahwasannya Gubernur DKI Jakarta pun mempunyai komitmen yang tinggi untuk pariwisata dan MICE. Ini dibuktikan dengan DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah dari event E-Prixyang akan di selenggarakan pada 6 Juni 2020 mendatang,” tegas Edy.

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta akan menaikan anggaran promosi yang tahun ini sebesar Rp91 miliar ditargetkan naik menjadi dua kali lipat di tahun 2020 mendatang. Untuk MICE, Dinas Pariwisata DKI Jakarta akan memberikan dukungan seperti perizinan dan pajak. “Terkait perpajakan sedang merevisi perdanya, pun demikian dengan incentivenya,” urainya.

Setelah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo bahwa Ibu Kota Negara berpindah ke Kalimantan Timur, Pemprov DKI Jakarta semakin berkomitmen jika Pariwisata akan menjadi sesuatu yang pokok dan tidak dapat ditawar-tawar lagi sebagai lokotif perekonomian.

Baca Juga : IVENDO Rumah Besar Para Penggiat MICE Di Indonesia

Dalam mencapai tujuan tersebut, kedepan Dinas Pariwisata DKI Jakarta akan bermitra dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dalam hal mendatangkan event-event besar dari luar negeri untuk diselenggarakan di Jakarta.

Dalam kesempatan yang sama, Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum Asperapi, mengatakan, keterlibatan Pemprov DKI Jakarta dalam beberapa trade showdi luar negeri pun sangat penting. Hal ini untuk meneguhkan DKI Jakarta sebagai Kota bisnis juga sebagai kota tujuan MICE dunia. “Asperapi, siap bersinergi, berkolaborasi, bahu membahu untuk pariwisata DKI Jakarta,” Pungkas Andre. [*]