Categories: News

Oversharing Akan Lebih Baik Jika Menjadi Cuan, Ini Caranya

WARTAEVENT.com – Jombang. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Jombang pada hari Sabtu (13/11/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ulil Mu’amar, S.Sos, Drs. Vinsensius Jemadu, MBA, Royyan Nobeel, Rane Hafied dan Akbar Tafsili.

Dalam acara Lierasi Digital kali ini, tema yang diangkat adalah “Masih Adakah Privasi di Dunia Serba Digital”. Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 698 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. 

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Rane Hafied adalah, saat ini generasi muda kebanyakan ingin divalidasi oleh kalangan generasi muda lainnya, sehingga mereka melakuan oversharing dimanapun lokasinya mereka selalu memposting. 

Pertanyaannya jika kita memang ingin tetap eksis dimedia sosial dengan apa-apa diposting apa ada cara yang aman untuk tetap menjaga data privasi.?

Dan pada saat itu Rane Hafied langsung memberikan jawaban, dipuji keren tidak hanya dialami oleh anak muda jaman sekarang. Zaman sebelum era digital pun semua semua suka dipuji keren dan up to date.  

Tidak ada salahnya untuk menginginkan mendapat validasi. Oversharing juga tidak menjadi masalah, asalkan oversharing karya dan karya tersebut dipoles. Sharing foto makanan tidak masalah. 

Jika ditingkatkan skillnya, bisa jadi food fotographer, dan bisa mendapatkan uang dari itu. Jangan lupa pastikan konten yang disharing tidak berisi hal hal pribadi atau identitas yang rawan untuk disalahgunakan.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

ArtScience Museum Eksplorasi Tubuh Lewat Seni dan Sains

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — ArtScience Museum menghadirkan pameran Flesh and Bones: The Art of Anatomy, sebuah eksplorasi lintas disiplin yang mengulas… Read More

11 hours ago

Toast Box Ekspansi ke Batam Usung Konsep Kopitiam Modern

BATAM, WARTAEVENT.com — Restoran asal Singapura, Toast Box, memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membuka gerai pertama di Batam, Kepulauan Riau.… Read More

14 hours ago

Maskapai Ini Hadirkan Siaran Langsung Piala Dunia di Pesawat

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — Maskapai Singapore Airlines (SIA) menghadirkan pengalaman hiburan berbeda bagi penumpang dengan menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026… Read More

20 hours ago

Aston Kemayoran Tawarkan Staycation Fleksibel dengan Konsep 24 Jam

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren staycation di Jakarta kian mengarah pada kebutuhan fleksibilitas waktu dan kenyamanan. Menjawab perubahan ini, Aston Kemayoran… Read More

21 hours ago

ARTOTEL Cibubur Hadirkan Dining Berkelanjutan Berbasis Plant-Based Lifestyle

CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur mulai mengintegrasikan konsep dining berkelanjutan melalui inisiatif Rebellious Hunger yang… Read More

1 day ago

Kolaborasi Sponsor di Pestapora 2025: Catatan bagi Ekosistem Festival Musik

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Festival musik identik dengan suasana meriah—ribuan penonton berkumpul, panggung megah berdiri, dan musisi tampil silih berganti. Namun… Read More

1 day ago