Konferensi nasional menegaskan transformasi pariwisata Indonesia menuju pengalaman bermakna yang mendukung kualitas SDM dan destinasi.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Paradigma pembangunan pariwisata Indonesia dinilai telah bergeser dari sekadar mengejar jumlah kunjungan wisatawan menuju penciptaan pengalaman yang bermakna bagi pengunjung sekaligus memberi dampak bagi masyarakat dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Pandangan tersebut mengemuka dalam Indonesia Experiential Learning Conference (IELC) 2026 yang diselenggarakan Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga : Kanomas Luncurkan Platform Digital Terintegrasi, Perkuat Transformasi Industri Umrah dan Leisure
Forum tersebut dihadiri sekitar 200 peserta dari unsur pemerintah, akademisi, korporasi, industri pariwisata, hingga praktisi experiential learning.
Dalam sambutan Menteri Pariwisata yang dibacakan Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi, Andar Danova L. Goeltom, ditegaskan bahwa pembangunan pariwisata nasional kini diarahkan pada kualitas dan keberlanjutan sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.
Baca Juga : Desa Adalah Panggung Utama Pariwisata Karanganyar
Menurutnya, destinasi wisata tidak lagi hanya diposisikan sebagai tempat rekreasi, tetapi juga ruang pembelajaran yang mampu memperkuat kapasitas ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan, hingga karakter bangsa.
Pada sesi pleno, Andar menambahkan bahwa ukuran keberhasilan pariwisata tidak lagi bertumpu pada volume kunjungan, melainkan kualitas pengalaman yang diperoleh wisatawan serta dampak yang dirasakan masyarakat lokal.
Baca Juga : Memory Senja Coffee & Resto, Kafe Baru Tepi Pantai Glagah dengan View Sunset
Ia menyebutkan enam indikator pariwisata berkualitas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan, yakni pembangunan berkelanjutan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, kepuasan wisatawan, pemerataan manfaat ekonomi, penguatan nasionalisme, dan pengembangan ilmu pengetahuan.
Page: 1 2
MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.coom — Wisatawan yang mencari akomodasi dengan suasana tenang di tengah kota kini memiliki pilihan baru melalui The Prajan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Karakter dan cerita lokal Indonesia mendapat ruang baru untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui hIPlay Playground, yang… Read More
SIDOARJO, WARTAEVENT.com — Setelah mendapat sambutan di Bandung, Archipelago Hotels kembali membawa pengalaman kuliner dan budaya pop Jepang ke Jawa… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Industri kopi Indonesia kembali mendapat ruang temu melalui Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 yang digelar PT… Read More
Leave a Comment