Pelopor Perusahaan Benang Berkelanjutan, A&E Paparkan Strategi Bisnis 2026
WARTAEVENT.com – Jakarta. Perusahaan benang garmen asal Amerika Serikat (AS), American & Efird (A&E) yang memiliki pabrik di Bandung, menggelar (Annual Meeting) pertemuan tahunan dengan seluruh karyawan dan sejumlah tim manajemen dari Indonesia dan pimpinan regional Asia Selatan.
Annual meeting tahun ini bertajuk A&E Indonesia Town Hall 2026, “Regenerative Growth, where growth meet scalable impact,” di Novotel, Bogor, Jawa Barat, Minggu, (18/1/2026), membahas strategi dan arah perusahaan yang berfokus pada penataan ulang, konsolidasi dan ekspansi yang ditargetkan tahun ini.
Baca Juga : Inagoinvest Curi Perhatian Investor China di CAEXPO 2025 Nanning
Manajemen menekankan bahwa tahun mendatang akan menandai fase kalibrasi strategis, memperkuat bisnis inti, mengoptimalkan operasi, dan memastikan sumber daya selaras dengan penciptaan nilai jangka panjang.
Perusahaan menguraikan rencana untuk merampingkan operasi, meningkatkan efisiensi, dan memperdalam keterlibatan di seluruh segmen inti, sambil terus mempertahankan komitmen terhadap kualitas, keberlanjutan, dan kemitraan industri.
Ditemui sejumlah wartawan usai acara, President Director A&E Indonesia, Sanjay Chandraratna, menyampaikan, negara Amerika Serikat (AS) masih menjadi tujuan ekspor utama, kemudian disusul Eropa, Jepang dan negara Asia lainnya. Pertumbuhan bisnis pun tidak hanya satu divisi tapi tiga; apparel, tas (backpack), dan sepatu.
Sebagai manufaktur global alat industri menjahit, A&E yang terdiri di lebih dari 100 negara, ingin melihat pembaharuan, inovasi, dan alinemen dari pelanggan. Ada strategi-strategi baru yang mengadopsi dari kebutuhan pelanggan untuk kemudian diakomodir perusahaan.
