WARTAEVENT.COM, Kab. Tuban – Peralihan zaman yang semakin dituntut bertransformasi ke ranah digital turut menciptakan urgensi bagi masyarakat untuk membangun kepercayaan dalam interaksi dan aktivitas digital. Kepercayaan (trust) mendasari penggunaan teknologi sehingga masyarakat merasa aman dan terjamin saat melakukan berbagai interaksi digital.
Fathony Irsat, Pengajar dan Asesor BNSP, menjelaskan, salah satu bentuk manifestasi atas kepercayaan dan keamanan tersebut terwujud dalam identitas digital yang terverifikasi sebagai instrumen untuk membuktikan eksistensi seseorang di ranah digital.
Di tengah kondisi saat ini, ketika adanya keterbatasan dalam berinteraksi dan bertransaksi tanpa bertatap muka atau minim sentuhan, industri teknologi dan pemerintah diharapkan hadir memberikan solusi untuk perlindungan data pribadi dan menyediakan sistem keamanan digital yang mumpuni.
“Kami menyadari kesadaran akan keamanan siber dan perlindungan data pribadi merupakan elemen kunci untuk keamanan digital. Masyarakat membutuhkan rasa aman dan kepastian hukum di ranah siber, seperti di kehidupan nyata. Terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini, ketergantungan masyarakat terhadap kegiatan di ranah digital semakin tinggi. Dengan begitu, ekspektasi publik terhadap rasa aman di ranah siber pun menjadi semakin tinggi. Di sinilah peran kami membantu masyarakat agar lebih peka terhadap perlindungan identitas digital mereka,” ujar Fathony, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (20/9/2021).
Seiring perkembangan ekosistem digital secara masif dapat membentuk budaya digital yang perlu antisipasi akan ancaman penggunaannya. Kebocoran data paling sering terjadi karena beberapa penyebab, antara lain kurangnya pemahaman terkait perlindungan data dan privasi, tidak adanya enkripsi data, lemahnya sistem proteksi atas perangkat portabel yang digunakan untuk menyimpan data, dan ketiadaan pihak ketiga yang siap membantu menangani kebocoran data secara profesional.
Ia menjelaskan, sangat penting membangun kepercayaan terhadap ekosistem digital (digital trust) untuk membantu menjamin keberlangsungan dari penggunaan dan interaksi masyarakat dengan teknologi.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (20/9/2021) juga menghadirkan pembicara dr. Ifada Rahmayanti (Owner Klinik Anak & Praktisi Pendidikan dan Kesehatan), Moh. Rizki Firdaus (Direktur Utama CV Kreasi Anak Nusantara), Eni Mahzumah (Guru SMKN 1 Tambakboyo), dan Firas Yodha Saskara sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
KULON PROGO, WARTAEVENT.com – Tren wisata berbasis pengalaman mendorong hadirnya destinasi yang memadukan kuliner, suasana, dan keindahan alam. Menjawab kebutuhan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri taman rekreasi dan destinasi wisata buatan kembali mendapat panggung melalui penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026 yang… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com – Pengadilan Negeri Bantul kembali menggelar sidang lanjutan perkara gugatan atas pelaksanaan Munas VIII KAUMY pada Selasa, (21/7/2026).… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Starbucks Indonesia menetapkan Kadek Seina Maputra dari Starbucks Reserve Dewata Bali sebagai juara Starbucks Barista Championship (SBC)… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Novotel Jakarta Cikini memperpanjang program staycation keluarga "Make Time for Liburan" hingga 31 Agustus 2026 setelah mendapatkan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Coffee shop kini tidak lagi sekadar menjadi tempat menikmati secangkir kopi. Di berbagai kota besar Indonesia, ruang-ruang… Read More
Leave a Comment