WARTAEVENT.com – Jakarta. Penggunaan pupuk kimia dan pestisida yang berlebihan ternyata membawa dampak negatif seperti rusaknya tanah di lahan pertanian dan produktifitasnya menurun.
Hal ini terjadi karena bahan kimia yang berbahaya membuat tanah menjadi kering, kehilangan unsur hara alaminya, asam, dan mematikan mikroba serta ekosistem tanah yang seharusnya dapat mengurai unsur hara.
Baca Juga : Urban Farmer Hidroponik Panennya Meningkat Gegara Teknologi Ini
Untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dibutuhkan peran pupuk hayati, yaitu pupuk yang mengandung mikroba tanah yang berfungsi sebagai pembenah tanah sehingga dapat mengembalikan kesuburan tanah.
Tidak hanya sekedar menyuburkan tanah, juga mampu meningkatkan beberapa hal seperti penen lebih cepat dan meningkat, dan tanaman jadi tahan terhadap penyakit.
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More
Leave a Comment