Categories: Travel

Sudah Tak Sabar Berkunjung ke Bangli, Perhatikan Syaratnya

wartaevent.com – Bangli. Geliat wisatawan berkunjung ke Kabupaten Bangli, khususnya Kintamani sudah mulai terasa. Hal ini tak terlepas dari kebijakan daerahnya yang terkesan luwes dalam menangani para pengunjung.

I Made Gianyar, Bupati Bangli usai meresmikan penerapan metode pembayaran digital Quick Response Code Indonesian (QRIS) pada hari Minggu (09/08/2020) kemarin di Kintamani mengatakan, sebelum pemerintah pusat dan provinsi Bali resmi membuka untuk menerima kunjungan wisatawan, Bangli telah lebih dahulu menerima kunjungan.

Baca Juga : Cok Ace, Wacanakan Program “Work From Bali” untuk Turis Mancanegara

I Made Gianyar Bupati Bangli, memutuskan membuka destinasi lebih awal dengan persyaratan yang sangat ketat./Photo_Birkom Kemenparekraf.

Keputusan Kabupaten Bangli menerima kunjungan wisatawan lebih awal bukan tanpa musabab. Ia memutuskan membuka diri lebih awal karena melihat warganya telah ingin beraktivitas. 

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bangli telah membuka diri untuk kunjungan wisatawan mulai tanggal (04/07/2020) lebih awal dari ketetapan pemerintah pusat yang menyatakan Bali dapat dikunjungi untuk pelancong mulai tanggal (09/07/2020).

Menunjukan Hasil Rapid Test

Kabupaten Bangli awalnya menerapkan setiap wisatawan yang berkunjung ke destinasi harus menunjukan hasil rapid test. Namun sekarang hal tersebut sudah ditiadakan.

Memang ini dilemma kata Bupati, untuk itu pemda Bangli pun mengambil jalan tengah dengan memperbolehkan warga dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi Bangli dengan persyaratan yang sangat ketat.

“Kami menetapkan, bagi warga maupun wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi wisata di Bangli saat itu harus menunjukan hasil rapid test ke badan pengelola destinasi. Tapi semenjak sudah dibuka secara resmi sudah tidak diberlakukan lagi,” tambahnya.

Baca Juga : Kemenparekraf Meyakini Kebijakan Protokol Kesehatan Industri Pariwisata Dapat Kembali Produktif

Setelah dibuka secara resmi pemda Bangli pun saat ini masih belum memberlakukan batasan jumlah kunjungan wisatawan ke suatu destinasinya. Akan tetapi wisatawan yang berkunjung ke restaurant atau kafe dibatasi tidak boleh melebihi satu jam.

Selanjutnya, pemda Bangli pun memberlakukan social distancing di setiap kafe atau restoran demi keamanan dan kenyamanan tamunya. 

“Setiap kafe atau restoran wajib membatasi kapasitas pengunjung sebanyak 50 persen dari kapasitas semula, para karyawannya pun harus dilengkapi dengan APD. Dan untuk pengunjung, tidak boleh lebih dari 1 jam,” terang I Made Gianyar.

Belum Terapkan Sanksi

Kabupaten Bangli belum menerapkan sanksi bagi wisatawan yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan .

Berdasarkan pantauan di gardu pandang atau panelokan di Kintamani hari Minggu (09/08/2020) terlihat petugas secara inten memberi peringatan ke para wisatawan yang kedapatan tidak mematuhi protokol jaga jarak dan mengenakan masker.

“Kami memiliki metode atau pola pengawasan melalui badan pengelola wisata dan badan ini bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan. Para petugas ini secara rutin memantau wisatawan yang berkunjung ke suatu destinasi dan memastikan mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga : Di KTT ASEAN : Presiden Jokowi Dorong ASEAN Travel Corridor

Ia pun menambahkan, memang belum ada aturan menerapkan sanksi bagi wisatawan atau warganya yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan ketika berkunjung ke destinasi yang ada di Bangli.

“Kami belum menerapkan sanksi jika ada wisatawan melanggar aturan protokol kesehatan. Kami masih sebatas mengedukasi seperti melakukan pendekatan penyadaran pentingnya menjaga aturan tersebut demi keamanan dan kenyamanan pengunjung yang lain,” pungkasnya. [*]

Tags: #Kintamani
Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Kembangkan Arah Ekosistem Fesyen Matahari Menjadi MDS Retailing

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) resmi mengumumkan perubahan nama menjadi PT MDS Retailing Tbk sebagai bagian… Read More

11 hours ago

Festival Whisky Hong Kong 2026 Tampilkan 1.500 Spirit Premium

HONG KONG, WARTAEVENT.com — InterContinental Grand Stanford Hong Kong kembali menggelar Hong Kong Whisky Festival 2026, yang akan berlangsung pada… Read More

11 hours ago

Kartini Talk: ARTOTEL Yogyakarta Angkat Isu Kesehatan dan Kreativitas Perempuan

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Memperingati Hari Kartini, ARTOTEL Yogyakarta menggelar rangkaian kegiatan bertema pemberdayaan perempuan melalui edukasi kesehatan dan aktivitas kreatif.… Read More

12 hours ago

Jabra PanaCast Audio dan Videeo Plug-and-Play untuk di Ruang Meeting

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jabra melengkapi lini perangkat kerja hibrida dengan menghadirkan Jabra PanaCast Room Kit, sistem kolaborasi ruang rapat yang… Read More

1 day ago

Jabra Perkenlkan Seri Evolve3 dan Evolve3 75 yang Kece untuk Kerja Hibrida

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Jabra memperkenalkan seri headset Jabra Evolve3 sebagai solusi terbaru untuk mendukung gaya kerja hibrida yang kian populer.… Read More

1 day ago

Swiss-Belhotel Luncurkan Aplikasi Mobile untuk Pengalaman Tamu

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Swiss-Belhotel International memperkenalkan aplikasi mobile sebagai bagian dari strategi transformasi digital untuk meningkatkan pengalaman tamu secara menyeluruh.… Read More

2 days ago