“Berarti kalau kita mengelola sebuah destinasi dengan pendekatan alam dan budaya, yang berdasarkan pariwisata berkelanjutan ternyata bisa menghadirkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Menparekraf.
Semenjak pariwisata ditingkatkan, Kecamatan Prambanan tingkat kemiskinan turun, dari 16 persen menjadi 11 persen. Jadi, semakin yakin bahwa pariwisata ini adalah faktor yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena membuka lapangan kerja.
Baca Juga : Kabupaten Sleman Siapkan 300 Homestay di Desa Wisata
Sementara itu, Kustini Sri Purnomo, Bupati Sleman menjelaskan, sebelum pandemi, kunjungan wisatawan ke Tebing Breksi bisa sampai 5.000 sampai 10.000 per hari, sekarang kurang lebih 500 perhari.
“Kunjungan ini menjadi suatu dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan pariwisata khususnya di Tebing Breksi ini. Dengan kehadiran Menparekraf, diharapkan nanti bisa meningkatkan kunjungan wisatawan,” pungkasnya. [*]
Page: 1 2
TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
Leave a Comment