wartaevent.com – Garut. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengusulkan tiga langkah untuk memajukan pariwisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), melalui pengembangan pariwisata berbasis digital.
“Garut ini adalah Kabupaten dengan event pariwisata terbanyak tahun ini, ada 123 event, mengungguli Banyuwangi yang hanya 99 event. Ini merupakan kekuatan Garut,” kata Menpar Arief Yahya saat menghadiri acara Gebyar Pesona Budaya Garut, di Alun-alun Garut, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2019).
Baca Juga : Pertunjukan Musik Celentung di Garut Pecahkan Rekor Dunia
Dengan keunggulan itulah, lanjut Menpar, Garut harus mempunyai terobosan lain. Ia mengusulkan tiga hal untuk mempromosi pariwisata Garut yang melibatkan anak-anak muda kaum milenial. Pertama, dengan memperbanyak spot-spot destinasi yang indah di Garut dan mempromosikan pariwisata menggunakan media sosial agar mendunia.
Kedua, dengan membangun tiga destinasi digital tahun ini yang disesuaikan dengan karakteristik kaum milenial. Usul yang ketiga, tambahnya, adalah dalam hal pengembangan sumber daya manusianya. Agar anak-anak muda di Garut yang lulusan program studi pariwisata agar segera disertifikasi di bidang pariwisata dengan level ASEAN.
Selain meresmikan pembukaan Festival Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2019, Menteri Pariwisata juga meluncurkan set menu lokal khas Kabupaten Garut. Mulai tahun ini, restoran dan hotel di Garut akan menyediakan menu khusus khas Kabupaten Garut. “Ada Burayot dan Dodol sebagai makanan pembuka, Nasi Liwet Domba Garut sebagai makanan utama, dan Es Goyobod untuk menu makanan penutupnya,” jelas Menpar.
Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 digelar dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Garut yang ke-206 yang diperingati setiap 16 Februari 2019. Dengan mengangkat tema “Garut Tandang Ngahibarkeun Dangiang”, Kabupaten Garut berupaya melestarikan budaya bangsa untuk dikenal hingga mancanegara.
Baca Juga : Melestarikan Tenun, Kemenpar dan Kota Bima Gelar Festival Lawata
Ditempat yang sama, Rudi Gunawan, Bupati Garut, mengatakan, ada 123 event budaya, kesenian, dan pendidikan yang sudah disiapkan sepanjang tahun ini. “Gebyar Pesona Budaya Garut 2019 menjadi event budaya berbasis ekonomi kreatif yang berupaya mewujudkan sinergitas akselerasi kemajuan kebudayaan untuk kekuatan ekonomi nasional,” kata Rudi.
GPBG 2019 digelar juga sebagai upaya untuk memajukan sektor pariwisata Garut sekaligus menarik lebih banyak wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). [*]
MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.coom — Wisatawan yang mencari akomodasi dengan suasana tenang di tengah kota kini memiliki pilihan baru melalui The Prajan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Karakter dan cerita lokal Indonesia mendapat ruang baru untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui hIPlay Playground, yang… Read More
SIDOARJO, WARTAEVENT.com — Setelah mendapat sambutan di Bandung, Archipelago Hotels kembali membawa pengalaman kuliner dan budaya pop Jepang ke Jawa… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Industri kopi Indonesia kembali mendapat ruang temu melalui Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 yang digelar PT… Read More
Leave a Comment