Wartaevent, Jakarta- Untuk ketiga kalinya fX Sudirman kembali menggelar Hijab Festive Week 2018 (HFW). FX Sudirman menjadikan HFW sebagai wadah bagi para desainer fashion didunia hijab untuk berpartisipasi dalam event ini.
Event yang berlangsung dari 28 Mei – 3 Juni 2018. mengangkat tema “Ultimate Legacy”. Tema ini menarik karena fX Sudirman mengangkat bahwa Indonesia akan menjadi pusat mode hijab dunia. Bagi pecinta hijabers, fashion hijab bukan sesuatu yang baru di Indonesia, melainkan sudah menjadi salah satu warisan budaya Indonesia.
Beragam kegiatan pun digelar di HFW 2018, seperti bazar, talk show, meet & greet dan fashion show. Khusus fashion Show yang digelar Jumat, 1 Juni 2018, FX Sudirman menggandeng 12 desainer ternama yang bernaung dibawah rumah butik The Shahdan. Mereka adalah Irwansyah Mecs, Debs, Fitri Amir Djafar, Nina Nugroho, Aulia Habibah, Jelibseda, Rizky Permatasari, Shaza by Adelina, Roemah Katumbiri, Rasyid Salim, Adevi Omra De Chantique dan Leny Rafael. Peragaan busana persembahan The Shahdan ini mengemas tema “Seuntai Cahaya dan Cinta”, yang menampilkan busana casual hingga couture.
The Shahdan lahir dari gagasan Irwansyah, desainer muda jebolan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) menawarkan konsep etalase busana ‘limited edition’.
” Di Hijab Festive Week 2018, The Shahdan lebih banyak mengangkat koleksi busana busana muslim terbaru. Baik busana pesta maupun kasual. Saya melihat trend busana muslim didunia akan berkiblat ke Indonesia. Harapan saya, The Shahdan bisa menjadi trendsetter busana muslim ternama di Indobesia,” ungkap Irwansyah, desainer dan owner The Shahdan.
Ketika ditanya soal tema fashion show “Seuntai Cahaya dan Cinta”, Irwansyah jelaskan, tema ini memang mengambil momentum Cinta di bulan suci Ramadhan. Bulan yang menandai kebesaran cinta, kasih sayang dan kedamaian.
” Ketika hari Raya Idul Fitri tiba, makna Cinta makin kuat bak cahaya dibulan penuh kemenangan. Setiap insan akan menanti rahmatnya dihari itu. Saling maaf memaafkan adalah tanda betapa besar makna “Cinta” itu sendiri. Jadi nggak salah jika The Shahdan mengambil tema tersebut sebagai momentum di fashion show hari ini,” terang Irwansyah usai gelar fashion show.
Dari 18 designer yang tergabung dalam The Shahdan, hanya 12 desainer yang unjuk show kali ini. Jelas Irwansyah, tren yang dipresentasikan lebih ke warna warna pastel dan busana busana pesta glamour namun elegan. Setelah dari HFW 2018 The Shahdan akan melanjutkan kegiatan shownya lagi di Ramadhan Runaway 2019. Event ini dihelat oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) DKI Jakarta. Event yang digelar dari 5 – 24 Juni 2018 berlangsung di Kota Kasablanka. (Timo)
MAKASSAR, WARTAEVENT.com — Extrajoss Ultimate kembali memperluas pendekatan lifestyle marketing dengan menghadirkan “Extrajoss Ultimate Takeover Makassar” di kawasan Jalan Jend.… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren personal color analysis semakin mendapat tempat di kalangan urban, terutama generasi muda yang menjadikan warna sebagai… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Kota Surabaya kembali dipilih sebagai kota pembuka rangkaian roadshow nasional Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026. Pameran kopi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Archipelago Hotels memperluas ekspansi bisnisnya di Sumatra dengan membuka fave+ hotel Lampung, pertengahan Mei 2026. Kehadiran hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri automated retail di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan agresif seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kepraktisan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Tren makanan cepat saji dengan harga terjangkau semakin menjadi perhatian di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat urban.… Read More
Leave a Comment