WARTAEVENT.com – Bojonegoro. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro pada hari ini Selasa (27/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu H. Sukur Priyanto SE., M.AP, Dr. Mokhamad Samsu, M.Pd.I, M. Alvin Nur Choironi, Akhmad Firmannamal, Ph.D dan Timothy Marbun (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Berfikir Kritis untuk Membasmi Hoax”. Dan diikuti oleh 2.191 peserta.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Akhmad Firmannamal, Ph.D adalah dalam bermedia sosial terdapat batasan-batasan yang harus diperhatikan karena memang dilindungi oleh UU ITE namun masih banyak yang melanggar seperti ujaran kebencian dan menyebar hoax.
Bagaimana menanggapi terkait hal tersebut ataupun cara efektif yangg kita lakukan untuk mengedukasi masyarakat?.
Dan pada saat itu Akhmad Firmannamal, Ph.D langsung memberikan jawaban, sistem hukum sudah ada kenapa kok masih banyak hoax? Sebabnya sudah banyak disebutkan tadi.
Tipsnya bagaimana untuk edukasi? Ada 2 point of view, pertama dari sisi pemerintah sudah memaksimalkan program literasi digital memilah hoax dan hal lain yang bermanfaat.
Kedua dari sisi individu atau pribadi, mengubah masyarakat itu terlalu mengawang, untuk memulai bisa dari diri sendiri, join webinar ini merupakan itikad baik dalam penangkalan hoax. Kalau kita sudah teredukasi, mulai dari circle kecil dulu, keluarga di rumah, dari circle tersebut nanti bisa makin menyebar infonya.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]
BALI, WARTAEVENT.com – Di tengah tren perjalanan yang semakin mengutamakan pengalaman autentik, konsep slow travel menjadi pilihan baru bagi wisatawan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kolaborasi antara merek makanan dan ikon budaya pop kembali menunjukkan pengaruhnya dalam membentuk tren konsumsi global. Kali… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Tren olahraga hybrid fitness yang menggabungkan daya tahan dan kekuatan fisik semakin mendapat perhatian di Indonesia. Fenomena… Read More
SURABAYA, WARTAEVENT.com – Transformasi teknologi menjadi salah satu fokus utama industri furnitur dan pengolahan kayu Indonesia di tengah persaingan global… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Merek fashion asal Jepang, Onitsuka Tiger, memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia melalui pembukaan kembali toko terbarunya di… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Saat wisatawan mencari destinasi di internet, pilihan yang muncul di layar mereka kini semakin dipengaruhi oleh algoritma.… Read More
Leave a Comment