WARTAEVENT.com – Kediri. Ternyata 51 persen orang tua dari anak yang bersekolah online selama pandemi merasakan kekhawatiran yang meningkat tentang keamanan online.
Ada tiga kekhawatiran terbesar orang tua saat ini, yaitu keamanan informasi anak, interaksi anak di ruang maya, dan konten yang dikonsumsi oleh anak di ruang maya.
Elly Nurul, Parents dan Ketua Kumpulan Emak Blogger menerangkan, hampir setiap anak-anak sekarang memiliki akses ke perangkat yang terhubung ke internet, punya kemungkinan mereka akan menemukan konten yang tidak pantas atau berisiko memiliki ancaman online.
Baca Juga : Olimpyakids Gandeng NU Circle Bangun Masa Depan Kualitas Pendidikan Anak
“Orang tua cukup menyadari bahwa percakapan dan nasihat mungkin tidak selalu cukup untuk memastikan anak-anak mereka menghargai risiko potensial dari menjelajah internet,” ujarnya dalam webinar literasi digital untuk wilayah Kediri, Jawa Timur, Jumat (04/06/2021).
Untuk itu Ia menyarankan orang tua untuk menempatkan asumsi apa pun yang mereka miliki tentang kebiasaan online anak-anak mereka pada sudut pandang tepat, berdialog terbuka dengan anak-anak mereka tentang perlunya mengontrol kegiatan digital dan keamanan internet.
Soni Mongan, konten kreator menjelaskan, dalam memanfaatkan dunia digital khususnya pada anak harus cakap menggunakan dan memanfaatkannya. untuk itu, masyarakat harus meningkatkan digital skill.
“Hal itu dilakukan, agar kita memiliki kemampuan untuk mengakses, mencari, menyaring, dan memenfaatkan setiap data dan informasi. Memudahkan kita untuk melakukan hal yang dulu sulit dilakukan. Serta menjadi sumber mata pencarian dan membantu meningkatkan usaha,” ungkapnya.
Baca Juga : Membangun Etika dan Moral Anak Remaja Melalui Literasi Digital
Soni mengatakan, dari sisi meningkatkan usaha, kalau sudah memiliki digital skill bisa mulai dengan membuat konten untuk promosi. Kontennya tidak perlu mahal ataupun mewah. Konten yang sederhana saja bisa menarik pembeli.
“Contohnya dengan menu kuliner cilok pedas yang harnya lumayan murah, tapi kalau dibuat konten dan foto yang menarik. Maka masyarakat pasti akan membeli,” tutupnya. [*]
- Penulis & Editor : Fatkhurrohim