Site icon WARTAEVENT.COM

4 Destinasi di Kabupaten Semarang yang Tidak Dimiliki Kota Semarang

WARTAEVENT.com – Semarang. Saat menjamu makan malam rombongan Press Tour Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Pendopo Bupati, pada Rabu, (30/03/2022) Ngesti Nugraha, Bupati Semarang, mengakui jika popularitas Kabupaten Semarang  kalah dengan tetangganya yakni Kota Semarang.

Meski demikian, untuk urusan destinasi pariwisata Kabupaten Semarang justru tidak kalah moncer dengan Kota Semarang. Bahkan, Bupati Semarang berani mengklaim jika beberapa destinasi berikut ini tidak dapat ditemukan di Kota Semarang.

Baca Juga : order Wisatawan Asing Mulai Dibuka, Ini Upaya Pariwisata Kabupaten Semarang

Harus diakui, bahwasannya Kabupaten Semarang ini memiliki keunggulan destinasi pariwisata alamnya dan telah menjadi bagian dari sejarah negeri ini, khususnya Kabupaten Semarang. 

Menariknya lagi, para traveler pun tak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk menikmati keindahan panorama tersebut, baik saat masuk kawasan destinasi, parkir, hingga kudapan khas daerah tersebut.

Untuk menikmati 4 destinasi unggulan sekaligus ikonik yang ada di Kabupaten Semarang di bawah ini, kalian bisa tempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi baik roda 4 maupun roda 2.

Baca Juga : Misteri Lokomotif B dari Museum Kereta Api Ambarawa dan Muchsin Sang Penjaga

Untuk wisatawan asal Jakarta atau dari luar Kabupaten Semarang akan lebih nyaman jika menggunakan kendaraan pribadi roda 4. Pasalnya, secara infrastruktur Kabupaten Semarang mudah dijangkau dengan adanya tol Trans Jawa. Dari exit tol, beberapa destinasi tersebut tidak terlalu jauh.

Candi Gedong Songo

Destinasi Candi Gedong Songo terletak di sebelah selatan lereng Gunung Ungaran, hanya berjarak 1 jam perjalanan menggunakan roda 4 dari exit tol Bawen.

Terbilang Candi Gedong Songo, karena memiliki 9 Candi. Dan situs Candi tersebut tersebar di seluruh area lereng Gunung Ungaran.  Candi Gedong Songo merupakan peninggalan kerajaan Mataram kuno yang dibangun pada abad ke-8.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bondan Marutohening, Dukung Pengembangan Pariwisata Kabupaten Semarang

Adalah Sir. Thomas Stanford Rafles orang pertama yang menemukan keberadaan Candi ini di tahun 1904. Candi ini berccorak Hindu dan difungsikan sebagai tempat pemujaan dewa-dewa.

Candi yang telah mengalami pemugaran sebanyak 2 kali yakni, saat pemerintahan Kolonial Belanda pada tahun 1928 – 1929 dan tahun 1982 oleh pemrintah Indonesia.

Baca Juga :

Pemerintah Kabupaten Semarang memiliki cara jitu untuk mengundang animo wisatawan ke Candi Gedong Songo yaitu dengan menggelar event Festival Candi Gedong Songo di area komplek Candi tersebut.

Rawa Pening

Dari exit tol Bawen, destinasi Rawa Pening tidak terlalu jauh, hanya berjarak setengah jam menggunakan kendaraan roda 4. Destinasi ini selain memiliki view yang indah, juga kuat akan story telling tentang legenda Baro Klinthing—muasal  rawa itu terbentuk.

Rawa Pening, berasal dari bahasa Jawa yaitu “Wening” yang memiliki makna Danau yang Damai. Rawa Pening terapit 3 cekungan gunung; Merbabu, Telomoyo dan Ungaran.

Saat ini di area Rawa Pening telah berdiri beberapa destinasi buatan seperti Kampoeng Rawa, yakni tempat menikmati beragam sajian kuliner di atas Danau alias restoran terapung.

“Rawa Pening, selain menjadi destinasi wisata juga menjadi tempat penyelenggaraan event bertema seni dan budaya, dan beberapa event lainnya,” terang Ngesti Nugraha dari Pendopo Kabupaten.

Kampoeng Kopi Banaran

Sangat sedikit destinasi yang menawarkan tempat ngopi langsung dari area perkebunannya. Di Kabupaten Semarang ada destinasi bernama Kampoeng Kopi Banaran.

Ditempat ini, traveler dapat menikmati beragam jenis kopi asli yang berasal dari Kampung Banaran. Jika kalian beruntung dan mendapati cuaca yang cerah, kalian dapat menikmati pemandangan 7 gunung sekaligus dari destinasi Kampoeng Kopi Banaran ini.

Kampoeng Kopi Banaran kini masuk dalam otoritas PTPN IX yang kemudian dikelola oleh pihak suasta dan menjadi destinasi wisata yang cozy untuk menikmati secangkir kopi dengan view alam yang mempesona.

Dari exit tol Bawen Kampoeng Kopi Banaran ini hanya berjarak 5 menit. Berada di ketinggian di bawah 1000 mdpl dengan suhu rata-rata 20 derajat celcius. Jika menyambangi tempat ini kalian dapat menikmati glamping dengan view Rawa Pening dan Gunung Telomoyo.

Umbul Sidomukti

Secara jarak, hampir sama dengan Candi Gedong Songo. Kira-kira membutuhkan 1 jam perjalanan dari exit tol Bawen, atau 1,5 jam dari Kota Semarang. Lokasinya berada persis di kaki gunung Ungaran.

Kawasan wisata umbul Sidomukti merupakan salah satu Wisata Alam Pegunungan di Semarang, berada di Desa Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang..

Umbul Sidomukti adalah kompleks area wisata yang memiliki luas sekitar 32 hektar serta berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Pesona utama destinasi wisata ini terletak pada kolam renang dari mata air alami yang airnya dingin dan segar. Di Umbul Sidomukti kalian dapat melakukan beragam aktivitas kegiatan outbound, camping, dan atau hanya sekedar melepas penat di atas ketinggian dengan mencecap kopi di tempat yang dingin. [*]

Exit mobile version