Site icon WARTAEVENT.COM

7 Cara Mengecek Informasi Hoax atau Bukan

WARTAEVENT.com – Gresik. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Gresik pada hari ini Sabtu (14/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Dr. Drs.H.M. Syafaul Anam. S.Pd.,MM, Lintang Ratri Rahmiaji, Sawitri Wulansari S.Psi, MM, Tio Utomo dan Nathania Ingrid Hendradi (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Strategi Menangkal Hoax”. Dan diikuti oleh 871 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Lintang Ratri Rahmiaji adalah, bagaimana cara para remaja dan teman teman lingkungannya bisa memilah berita dengan benar? dan harus mencari kebenarannya lewat mana? 

Bagaimana pula remaja bisa bijak dalam bersosial media, seperti stop cyber bullying dan ketikan ketikan yang membuat mental seseorang menjadi merasa bersalah dan merasa di kucilkan?” 

Dan pada saat itu Lintang Ratri Rahmiaji langsung memberikan jawaban, bisa memakai tools ini untuk memeriksa fakta: 

  1. Cek pada sumbernya langsung (dari pihak berwenang) dan menggunakan mesin pencarian.
  2. Cek pada media yang kredibel (anggota dewan pers).
  3. Cek pada situs pencarian fakta seperti: www.turnbackhoax.id,www.cekfakta.com
  4. Gabung di Grup FB: Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH).
  5. Install aplikasi Hoax Buster Tools.
  6. Cek pada Kalimasada (WA Mafindo) atau chatbot untuk fungsi sejenis.
  7. Think before posting.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version