Site icon WARTAEVENT.COM

7 Kelebihan Transaksi dengan Pembayaran Digital

WARTAEVENT.com – Madiun. Digital payment adalah cara pembayaran dengan menggunakan yang menggunakan media elektronik. Seseorang bisa melakukan transkasi pembayaran dengan Short Message Service (SMS), internet banking, mobile banking, atau dompet elektronik.

Hal itu diungkapkan, Moh. Rizki Firdaus, Founder Rosokku & Owner Custum Komunitas, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (22/07/2021). 

Lanjutnya, seiring dengan perkembangan teknologi, orang mulai beralih menggunakan digital payment dan perlahan meninggalkan sistem pembayaran tunai. Hal ini karena semakin banyak orang yang manfaat pembayaran digital. 

“Generasi milenial lebih senang melakukan digital payment ketimbang pembayaran secara konvensional,” paparnya.

Apa saja kelebihan digital payment dibanding transaksi umum, seperti:

  1. Kontrol pengeluaran. Digital payment akan semakin memudahkan dalam mengelola keuangan. Semua nominal belanja bisa langsung dilacak melalui laporan tagihan. Bandingkan dengan transaksi konvensional yang menggunakan pembayaran tunai.
  2. Terhindar dari kejahatan. Selalu ada risiko tinggi ketika membawa uang tunai dalam jumlah besar. Jika sedang berada di tempat ramai, berpotensi mengundang perhatian pelaku tindak kriminal.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, (22/07/2021) juga menghadirkan pembicara Mohammad Rofiuddin (Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Dalwa Pasuruan), Agus Wijanarko (Praktisi Pendidikan & Graphic Design), Moh Rif’an (Dosen Prodi IPII Universitas Muhammadiyah Ponorogo), dan Aprillia Frinanda (Key Opinion Leader & Beauty Content Creator).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. [*]

Exit mobile version