WARTAEVENT.com, Kab. Situbondo – Salah satu dampak negatif dalam era digital adalah kecanduan internet. Biasanya orang tidak sadar telah kecanduan atau bahkan menyangkalnya dan merasa sebagai hal yang biasa saja. Istilah kecanduan internet digunakan sejak 1995 oleh Dr Ivan Goldberg. Para ahli dan peneliti banyak yang menaruh perhatian pada kecanduan internet yang telah dianggap sebagai ganguan mental, meski tidak diakui secara resmi.
Nur Holifatuz Zahro,M.Pd (Kepala UPT Perpustakaan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo) dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021) mengatakan budaya tata muka telah berubah jadi budaya digital. Maka penting untuk memastikan bahwa kita berbicara satu sama lain dengan cara yang menyembuhkan bukan dengan cara melukai.
Ia mengungkapkan kecanduan dalam tiga level. Level paling bawah adalah kemampuan mengontrol psikologi dan fisik yang menyebabkan disfingsi sistem otak untuk merespon sesuatu. Menjadikannya bergantung internet dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kedua, kondisi yang membuat seseorang kehilangan kontrol terhadap suatu hal. Biasanya merajukk pada rasa yang terlalu atau didorong keinginan kuat atau kegemaran terhadap suatu hal. Level tertinggi yaitu saat tubuh atau pikiran dengan buruknya menginginkan sesuatu agar bekerja dengan baik. Tidak bisa hidup dan melakukan apa-apa tanpa ponsel.
“Internet itu seperti rimba, siapa yang cerdas akan mendapatkan banyak manfaat dari internet seperti kemudahan dalam hal transportasi, kuliner, pelajaran dan siapa yang tidak cerdas akan kena dampak negatif dari internet seperti kecanduan, pornografi, cyberbully, pelanggaran privasi, predator online, dan radikalisme,” ujar Nur.
Menurut Kandell adiksi internet sebagai ketergantungan psikologis apapun jenis kegiatannya di internet dalam sekali login atau membuka ponsel. Adiksi internet ditandai dengan keasyikan yang berlebihan atau kurang terkontrol, dorongan atau perilaku mengenai penggunaan komputer dan akses internet yang menyebabkan gangguan atau penderitaan.
Ada beberapa gejala adiksi internet yang bisa dikenali. Di antaranya:
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi di wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021) ini juga menghadirkan pembicara Usman Hadi (Komisioner KPU Kab. Situbondo), Darwin Tenironama, SST.Par,MM (Managing Director IMS Hospitallity management consulting & Lecturer Binus), Lina Yuriyana Soeherman (Kepala Seksi Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja) dan Key Opinion Leader Jeffy Arga Wiranata.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada tahun 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
SINGAPURA, WARTAEVENT.com — Maskapai Singapore Airlines (SIA) menghadirkan pengalaman hiburan berbeda bagi penumpang dengan menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren staycation di Jakarta kian mengarah pada kebutuhan fleksibilitas waktu dan kenyamanan. Menjawab perubahan ini, Aston Kemayoran… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur mulai mengintegrasikan konsep dining berkelanjutan melalui inisiatif Rebellious Hunger yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Festival musik identik dengan suasana meriah—ribuan penonton berkumpul, panggung megah berdiri, dan musisi tampil silih berganti. Namun… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Harmoni Jakarta meluncurkan kolaborasi kuliner bertajuk “A Rebellious Hunger” bersama Burgreens dan Green Rebel untuk menghadirkan… Read More
KUALA LUMPUR, WARTAEVENT.com – MATTA Fair 2026 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre, Kuala Lumpur, 3-5 April 2026 menjadi… Read More
Leave a Comment