Bulan Ini CGBIO Gelar Konvensi Edukasi Estetika Regeneratif di Bali

CGBIO menggelar Meet the Masters Bali 2026, mempertemukan dokter global untuk membahas estetika medis dan kedokteran regeneratif.

BALI, WARTAEVENT.com — Perkembangan kedokteran regeneratif dan estetika medis akan menjadi perhatian dalam Meet the Masters in Bali 2026 yang digelar CGBIO pada 16–17 Oktober 2026.

Program edukasi ilmiah tersebut diperkirakan mempertemukan sekitar 110 dokter dari 15 negara di kawasan Asia-Pasifik, Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Mengusung tema The Regenerative Continuum: Where Science Takes Shape, kegiatan ini menggabungkan demonstrasi tindakan langsung dan simposium ilmiah.

Read More

Demonstrasi berlangsung di NULOOK, klinik estetika medis yang didirikan anak perusahaan CGBIO di Indonesia pada 2023. Sementara simposium ilmiah digelar di Renaissance Bali Nusa Dua Resort pada 17 Oktober.

Salah satu materi utama adalah penggunaan DCLASSY CaHA, produk berbasis calcium hydroxyapatite (CaHA) yang dipasarkan dengan nama FACETEM di sejumlah pasar internasional.

Peserta akan mempelajari karakteristik dan metode aplikasi CaHA untuk berbagai tujuan perawatan. Materi juga mencakup pertimbangan klinis dalam mengombinasikan CaHA dengan hyaluronic acid (HA), energy-based devices (EBD), serta thread lifting.

Baca Juga :  BNI Beyoutiful Symphony Festival Dorong Edukasi Estetika Berbasis Sains

Pada hari pertama, Dr. Gi-Woong Hong dan Dr. Jisoo Kook dijadwalkan memimpin demonstrasi prosedur menggunakan CaHA, HA, dan teknik thread lifting. Pembahasan mencakup evaluasi kondisi pasien hingga penyusunan rencana terapi.

Hari berikutnya menghadirkan pembahasan CAST Code (CaHA-based Anatomy-driven Structural Transformation Code), yang mengelompokkan penggunaan CaHA berdasarkan tujuan terapi, yakni Localized Lifting, Structural Contouring, dan Skin Rejuvenation.

Program tahun ini juga memperkenalkan sesi Global Case Sharing. Dokter dari Mongolia, Vietnam, Portugal, Indonesia, dan Irak akan mempresentasikan kasus klinis serta pengalaman praktik di negara masing-masing.

CEO CGBIO Hyun Seung Yu mengatakan edukasi dokter perlu berkembang menjadi ruang pertukaran pengalaman klinis dan pengambilan keputusan terapi sesuai kondisi pasien.

“Edukasi bagi dokter di luar negeri perlu berkembang dari sekadar menjelaskan penggunaan produk menjadi ruang untuk bersama-sama membahas pengambilan keputusan terapi yang sesuai dengan kondisi pasien serta berbagi pengalaman klinis,” ujar Hyun Seung Yu, Sabtu, (3/10/2026). (*)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian  sudah install aplikasi WhatsApp ya.

  • Editor : Fatkhurrohim

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *