WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari ini Selasa (31/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Suhardiman Eko. S.Pd, MM, Arief Budiono, Steve Pattinama, dan Oktora Irahadi dan Erbe Sentanu.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah, “Menggali Kreativitas dan Produktivitas di Dunia Digital”. Dan diikuti oleh 666 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Oktora Irahadi adalah, digital ethics mengharuskan pengguna teknologi maupun sosial media untuk menjadi seseorang yang bijak sebelum memposting komentar, foto, video, dll.
Akan tetapi hingga saat ini masih banyak individu tak bertanggung jawab yang suka asal memposting. Bagaimana tanggapan serta solusi sementara untuk permasalahan tersebut?.
Dan pada saat itu Oktora Irahadi langsung memberikan jawaban, postingan tak bertanggungjawab ada dua tipe, yaitu: (1) melanggar hukum (misalnya ujaran kebencian, hoaks, dsb) dan (2) tak berfaedah (contoh status gue bingung) walaupun tidak melanggar hukum.
Jika yang kedua yaitu postingan tak berfaedah cukup dibiarkan saja atau mungkin un-follow jika terganggu. Yang jenis (1) jangan dibiarkan harus ditegur dengan sopan dan dilaporkan jika cukup meresahkan. Lalu, setuju dengan analogi Pak Eko, bahwa gempur konten negatif dengan konten positif.
“Perkembangan teknologi sangat cepat, bisa baik atau buruk, apa yang didapat bergantung pilihan kita. Yuk, pilih gunakan teknologi dengan baik dan bijak agar itu kembali kepada kita,” terangnya.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]