Categories: Event

Ada Diskon Hingga 80 Persen di Solo Great Sale 2018

Warta Event – Solo. Pemerintah Kota Solo, kembali menggelar event Solo Great Sale (SGS) 2018 satu bulan penuh di bulan Februari mendatang. Annual event ini diklaim bakal mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak perekonomian ke masyarakat.

Ada sekitar 5.000 tenant yang ikut serta dalam event yang mengankat tema “Semarak Budaya Belanja Cerdas Tanpa Batas”. Jumlah peserta ini meningkat 50 persen dari tahun sebelumnya yakni 2.500 tenan. Peserta SGS ini mulai dari mall hingga pasar tradisional. Mulai dari hotel hingga industri UMKM.

Event SGS ini juga menjadi rangkaian sejumlah event dan budaya. Para wisatawan bakal dipuaskan dengan berbagai pilihan atraksi wisata. Setidaknya akan ada 14 event mengiringi SGS Tahun 2018. Mulai dari Grebeg Sudiro, Perayaan Imlek, Kirab Budaya, Solo Computer Bazaar dan lainnya.

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah, saat meresmikan event SGS beberapa hari lalu mengatakan, event SGS ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian hingga ke masyarakat. Juga membuka peluang investasi bagi investor. Untuk itu, pihaknya harus mempermudah seluruh izin. Sebab kuncinya ada di deregulasi.

Sementara itu, Daryono, Ketua 1 Solo Great Sale 2018, menyatakan, pada SGS ahun ini SGS pihaknya menargetkan transaksi sebesar Rp400 miliar. Tahun lalu tercatat di angka Rp245 miliar. Tingginya target itu tidak lepas dari partisipasi tenant yang semakin besar. Hal ini karena stimulus dari kita yang administrasi free semua.

Dengan banja minimal Rp50 ribu, kata Daryono, akan memperoleh SGS Card, mendapat 1 poin, dan berlaku kelipatan. Pada akhir bulan, akan mengundi seluruh poin transaksi yang masuk daftar SGS secara lucky draw. Adapun hadiah utama yakni 1 unit rumah, lima unit sepeda motor, 10 sepeda gunung, dan lainnya.

Esthy Reko Astuty, Staf Ahli Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata pada kesempatan itu menyatakan, Solo Great Sale 2018 dapat menjadi penambah daya tarik Kota Solo untuk menghadirkan wisatawan. Sebab, harus diakui, Kota Solo tidak memiliki destinasi dalam kaitannya dengan alam yang kuat.

“Solo mungkin tidak punya destinasi yang kaitannya dengan alam. Tapi lebih ke MICE dan budaya yang lebih banyak di weekday. Karena itu kita perlu mendorong lebih banyak event di weekend, salah satunya Solo Great Sale ini,” ujar Esthy. [Fatkhurrohim]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

ArtScience Museum Eksplorasi Tubuh Lewat Seni dan Sains

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — ArtScience Museum menghadirkan pameran Flesh and Bones: The Art of Anatomy, sebuah eksplorasi lintas disiplin yang mengulas… Read More

7 hours ago

Toast Box Ekspansi ke Batam Usung Konsep Kopitiam Modern

BATAM, WARTAEVENT.com — Restoran asal Singapura, Toast Box, memperluas kehadirannya di Indonesia dengan membuka gerai pertama di Batam, Kepulauan Riau.… Read More

10 hours ago

Maskapai Ini Hadirkan Siaran Langsung Piala Dunia di Pesawat

SINGAPURA, WARTAEVENT.com — Maskapai Singapore Airlines (SIA) menghadirkan pengalaman hiburan berbeda bagi penumpang dengan menayangkan pertandingan FIFA World Cup 2026… Read More

16 hours ago

Aston Kemayoran Tawarkan Staycation Fleksibel dengan Konsep 24 Jam

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren staycation di Jakarta kian mengarah pada kebutuhan fleksibilitas waktu dan kenyamanan. Menjawab perubahan ini, Aston Kemayoran… Read More

17 hours ago

ARTOTEL Cibubur Hadirkan Dining Berkelanjutan Berbasis Plant-Based Lifestyle

CIBUBUR, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Living World Kota Wisata – Cibubur mulai mengintegrasikan konsep dining berkelanjutan melalui inisiatif Rebellious Hunger yang… Read More

21 hours ago

Kolaborasi Sponsor di Pestapora 2025: Catatan bagi Ekosistem Festival Musik

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Festival musik identik dengan suasana meriah—ribuan penonton berkumpul, panggung megah berdiri, dan musisi tampil silih berganti. Namun… Read More

23 hours ago