Categories: Travel

ADWI 2024 Mendorong Pariwisata Inklusif dan Berkelanjutan, Catat Ini Para Pemenangnya

WARTAEVENT.comm – Jakarta. Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 bukan hanya sekadar ajang penghargaan, tetapi juga merupakan upaya pemerintah untuk mendorong pariwisata yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis komunitas.

Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, desa-desa wisata di Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : Malam ADWI 2024: Menpar Widiyanti Sebut Desa Wisata Ujung Tombak Pariwisata Indonesia

Pada malam puncak ini, Desa Wisata Les di Kabupaten Buleleng, Bali berhasil menjadi pemenang Desa Wisata Terbaik ADWI 2024, yang dipilih berdasarkan kesepakatan dewan juri independen. Pemenang ini mendapatkan piala dan hadiah uang tunai Rp50 juta. Tapi sebelum itu, ada juga pemenang Desa Wisata Terfavorit ADWI 2024 yaitu Desa Wisata Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Adapun Dewa Wisata Les dinilai berhak keluar sebagai Desa Wesata Terbaik ADWI 2024 karena desa di Bali Utara yang berjarak 1 jam dari Kintamani ini memiliki keistimewaan yang disebut Nyegara Gunung bermakna keseimbangan alam antara laut dan gunung.

Dewan Juri Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 Bersama Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Ini karena desa ini memiliki 4 kilometer garis pantai, memiliki bukit dan air terjun. Sehingga hanya dengan mengunjungi Desa Wisata Les, maka dapat 3 destinasi unggulan sekaligus di Bali Utara.

Tidak hanya itu, di desa ini pengunjung juga bisa melihat langsung proses pembuatan garam tradisional yang terkenal di Bali, bahkan sudah diekspor. Tidak ketinggalan, di Desa Wisata Les juga bisa melihat proses pembuatan arak dari buah lontar dengan cara tradisional.

Baca Juga : ADWI 2024: Pameran Kreativitas Desa Wisata Digelar di Kawasan Car Free Day

Dari sisi lingkungan desa ini juga punya proses penanganan sampai organik dengan budaya lalat BSF (Magot) dan budidaya Trigona di kebun organik.

Sedangkan Desa Wisata Jagoi Babang terkenal dengan kekayaan budaya Dayak Bidayuh yang diwariskan turun temurun. Keberadaan Rumah Adat Pangah Bipokat yang unik, tarian tradisional hingga upcaya adat penuh makna.

Page: 1 2

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Meruorah Komodo Labuan Bajo Raih Penghargaan Premium Hotel Trip.Best

LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com — Meruorah Komodo Labuan Bajo meraih penghargaan “Trip.Best Premium Hotel 2026” dari Trip.com. Pengakuan ini menempatkan hotel… Read More

4 hours ago

Fashion Show Inklusif Hadir di THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta tidak selalu hadir lewat seremoni. THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa… Read More

4 hours ago

Delapan Tahun de Braga Tanam 50 Pohon untuk Masa Depan

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun ke-8 de Braga by ARTOTEL tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Hotel tersebut memilih menandai… Read More

18 hours ago

Balon Raksasa INTENS Muncul di Sepuluh Kota Indonesia, Ada Apa?

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Balon raksasa bertuliskan “INTENS” mulai mencuri perhatian masyarakat di sejumlah kota di Indonesia. Instalasi berukuran raksasa tersebut… Read More

19 hours ago

MICAM Milano 2026: Membaca Arah Baru Tren Alas Kaki Global

MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More

2 days ago

House of Tugu Hidupkan Romansa Kota Tua Lewat Warisan Sejarah

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More

2 days ago