Site icon WARTAEVENT.COM

Agar Ruang Digital Dibanjiri Konten Positif Ikuti Tips Ini

WARTAEVENT.com – Bojonegoro. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro pada hari ini Rabu (27/10/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Sartono, M.Pd, Iis Hendro Gunawan, Ulil Albab, Rita Nurlita, S.Sos., M.I.Kom dan Farras Ardiana (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Peran Generasi Muda dalam Literasi Digital”. Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 599 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Farras Ardiana adalah, bagaimana pandangan kakak melihat kualitas konten di ruang digital sekarang.? Faktanya kita lihat bahwa banyak generasi millenial sekarang cenderung membuat dan menyukai konten yang tidak mendidik. 

Konten yang mengutamakan popularitas atau sensasi semata daripada kualitas dan tentunya berdampak negatif bagi para viewers nya. Tips seperti apa supaya ruang digital kita sekarang dipenuhi oleh konten-konten yang postif atau berkualitas.

Dan pada saat itu Farras Ardiana langsung memberikan jawaban, jika kita membicarakan konten negatif itu tidak ada habisnya. Kita bisa lihat dari dua sisi yaitu dari sisi pembuat konten, yaitu dengan membuat konten positif yang dikemas secara menarik. 

Lalu, kita bisa lihat juga konten negatif mengapa diminati? Mungkin karena backsoundnya. Nah, itu kita bisa adaptasikan. Artinya kita gak selalu menutup mata tetapi kita curi idenya mengapa digemari. 

Sudut pandang kedua sebagai penikmat konten atau penonton, maka kita bisa sebagai pengontrol. Kita bisa mengontrol dengan jangan asal klik, kalau tahu itu negatif ya jangan dilihat apalagi dikomen. 

Karena algoritma akan membaca dan menguntungkan mereka/konten negatif itu. Mulailah dengan berani skip konten negatif lalu mulai apresiasi konten positif yang mungkin kemasannya kurang menarik.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version