WARTAEVENT.com – Jember. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Jember pada hari ini Senin (12/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Yanuar Nurdiansyah, ST., M.CS., Victor Wahanggara, M.Kom., Ulil Albab, Akhmad Firmannamal, Ph.D. dan Erbe Sentanu.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Balancing Perkembangan Teknologi Dengan Literasi Digital”. Dan diikuti oleh 409 peserta.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Victor Wahanggara, M.Kom. adalah, perubahan teknologi saat ini memungkinkan di masa depan jasa pendidik seperti guru atau dosen bisa saja tergantikan oleh teknologi. Apakah dampak tersebut akan berdampak positif bagi anak didik atau justru malah sebaliknya?
Dan pada saat itu Victor Wahanggara, M.Kom. memberikan jawaban, kalau sifatnya dalam pembelajaran bahan yang digunakan bentuknya berulang, mudah atau repititif, maka bisa digantikan.
Namun ada hal yang tidak bisa digantikan, yaitu hati nurani. Masa depan lebih cepat, maka kita sebagai pendidik harus belajar lebih cepat mengikuti dan tidak bisa digantikan oleh teknologi. Namun jika tidak bisa mengikuti, maka kita akan ketinggalan.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]