WARTAEVENT.com – Probolinggo Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Probolinggo pada hari ini Selasa (21/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ir. Budi Krisyanto, Msi, Chusnur Ismiati, S.H, M.M, Vivid Sambas ST, MMT, B.Sc. (Hons) Muhammad Yusuf Satria,MBA, MM, dan Praseno Nugroho (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Pentingnya Privasi Data”. Dan diikuti oleh 872 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Vivid Sambas ST, MMT adalah, bagaimana bila anak-anak kita yang di stalking medsos nya bu, anak kita di terror tetapi dengan akun sosmed palsu bu, anak kita tidak tau harus berbuat apa hanya memprivate akun nya saja. Lalu tindakan apa yang harus kita ambil bu?
Dan pada saat itu Vivid Sambas ST, MMT langsung memberikan jawaban, seharusnya anak usia tertentu yang bisa mengakses media sosial. Sehingga orang tua semestinya punya akses penuh terhadap medsos anak.
Diskusikan sebuah konten dengan anak. Untuk menghindari bully, tidak posting terlalu sering atau banyak, posting terlalu sering bisa menganggu orang lain. Pintar-pintar memilih teman di media sosial, hindari posting konten aneh.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]