Lebih dari itu, juga ajakan kepada para pengunjung untuk membuka mata bahwa pameran seni itu sendiri merupakan sebuah ruang pertukaran pengetahuan yang dilakukan dengan penuh kesadaran.
Melalui kesadaran ini, ada optimisme yang ikut tergaungkan, bahwa kontribusi kecil individu untuk kebaikan sesama makhluk hidup akan memberikan dampak yang baik pada masa yang akan datang.
Baca Juga : Menyandang The Best Beach Club, TT Beach Club Gelar KATCHAFEST Festival Reggae Terbesar di Indonesia
Memanfaatkan area utama Artjog 2022, “Kisah Punah Kita” adalah instalasi seni sebagai pengingat betapa dekatnya kita dengan kepunahan, namun hal tersebut sebenarnya masih bisa dicegah dengan melakukan hal-hal nyata.
Seni adalah medium yang berbicara lewat rasa, menghibur dan lebih mudah diterima dan dipahami, sehingga instalasi seni Kisah Punah Kita juga dibuat dengan pendekatan sederhana dan memanfaatkan berbagai bahan sehari-hari sebagai medium untuk menyampaikan pesan.
Baca Juga : ForEvent by Dafam Fortuna Gelar Kangen Konser “Kangen Band” di Yogyakarta
Pengunjung diajak berinteraksi dan berkaca, serta akhirnya sadar bahwa kita adalah juga spesies yang akan punah akibat ulah kita sendiri. Diharapkan dari kesadaran ini, akan timbul kepedulian dan pada akhirnya menjadi sebuah tindakan nyata.
Chitra Subyakto, Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang menjelaskan, Sejauh Mata Memandang sangat senang dapat berpartisipasi dan menjadi bagian dari Artjogja 2022 lewat pameran instalasi ‘Kisah Punah Kita’.
Baca Juga : Istimewa, Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah ASEAN Tourism Forum 2023
“Sejauh ingin mengajak masyarakat agar semakin sadar akan adanya krisis iklim dan menjadi bagian dari solusi. Dengan semakin banyak masyarakat yang sadar, maka diharapkan banyak tindakan nyata dilakukan dan kepunahan bisa diperlambat,” pungkasnya. [*]
Page: 1 2
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment