Wartaevent.com, Jakarta- Film Aruna dan Lidahnya sedang tayang di berbagai bioskop Indonesia. Film bercerita tentang Aruna, yang melakukan petualangan kuliner bersama kedua sahabatnya Nad dan Bono. Dan kemudian bertemu dengan Farish, rekan kerja yang pernah ia taksir.
Film dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo, Oka Antara, Nicholas Saputra, dan Hannah Al Rashid ini mengajak masyarakat melihat makanan khas di kota Surabaya, Pamekasan, Pontianak, dan Singkawang.
Film ini memanjakan pencinta kuliner maupun menjadi sarana informasi mengenai kuliner Indonesia. Melalui cerita yang diadaptasi lepas dari novel Laksmi Pamuntjak, empat karakter manusia menyusuri kekayaan rasa di Jawa Timur dan Kalimantan Barat. Aruna, Farish, Nad, dan Bono menelusuri makanan dan menyisihkan perbedaan atas nama petualangan kuliner.
Secara personal para pemeran mengaku terkesima dengan makanan-makanan
yang baru mereka temui. Salah satu yang jadi favorit kesemuanya adalah Bakmi Kepiting Pontianak. Nicholas Saputra mengatakan, “Bakmi rumahan yang dibuat dengan sangat lembut sehingga dapat menyerap rasa dari kepiting dengan baik. Kepitingnya juga disajikan segar.”
Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI pun mendukung film Aruna dan Lidahnya, “Tidak ada cara berpromosi yang lebih efektif untuk mengangkat film dan kuliner selain melalui film itu sendiri. Film ini melakukannya dengan renyah dan berselera tinggi. Film ini memang mempromosikan kuliner Indonesia yang kaya.
Perjalanan para sahabat mencoba berbagai kuliner Indonesia bisa jadi inspirasi bagi siapapun yang hendak melakukan road trip mengenal Indonesia. Para pemeran pun merasa senang dapat menemukan referensi baru makanan.
Hannah Al Rashid berujar, “Berkat film Aruna dan Lidahnya, kami menyadari betapa luasnya kuliner Indonesia. Ini baru lima kota yang dijajaki. Dari lima kota tersebut, 80 persen menu belum pernah dirasakan sebelumnya.”
Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indriwati turut memberikan pendapat positif, “Saya benar-benar menyukai cara film ini menampilkan kehidupan sehari-hari tapi mempunyai kedalaman cerita. Saya suka sekali aktingnya Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Dipersiapkan oleh Palari Films untuk Aruna dan Lidahnya
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment